SAMUDA, Banuapost.co.id- Uenak, menu lebaran hari kedua di Samuda, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan (MHS), Kotim, Kalteng, sungguh menggoda.
Betapa tidak, Darlan (53) warga Sampit, Kotim, senang berkunjung lebaran ke Samuda, Kampung nenekmoyangnya, lebih- lebih dihari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah, sangat senang memilih ke daerah selatan dimana nenekmoyang dilahirkan.
Selain berjumpa dengan sanak famili asal kakek dan ibunya itu, suasana kekerabatan serta kekeluargaan masih sangat kental terasa.
“Senang berkunjung lebaran sama keluarga disini. Ini mengingatkan akan kampung halaman almarhum datuk, kakek , nenek dan ibu disini,” ujarnya, Kamis (11/4).
Berlebaran bertemu sanak famili disini sungguh mengingatkan masa lalu orang dahulu. Baik nilai luhur kekerabatan, kekeluargaan , saling tolong menolong disini masih kental terasa.
“Senang dengan berkunjung kesini walaupun setahun sekali. Tapi perasaan hati senang dan lega seakan semua kerinduan terobati. Lebih-lebih hidangan masakan yang serba alami, lidah ini terasa manja dengan menu masakan orang dahulu,” katanya menyantap menu sayurasem rembanganum, jantung pisang bercampur singkong itu.
Menurut, Darlan, suguhan masakan berpadu dengan ikan laut yang segar dan sambel terasi yang pedas disantap bersama-sama keluarga, nikmat Tuhan yang mana lagi kita dustakan.
“Senang lebaran dengan keluarga di Samuda sekan mengingat masa kecil orang tua dahulu,” kenangnya.
Sama halnya, dengan Husnul, adiknya Darlan, yang turut dalam baelangan lebaran kedua ke Samuda, Kamis(11/4), menurutnya, baru terasa makan sayurasem rembangmuda berpadu jantung pisang kepok.
“Kalau aku sering menyayur memakai terongasam masak, tapi terongasammuda baru kali ini, Ternyata uenak jua,” kata Husnul sambil nambah porsi makannya (um/foto:ist)