PELAIHARI, Banuapost.co.id– Atlet National Paralympics Committee (NPC) Kalimantan Selatan asal Kabupaten Tanah Laut, Ihsan, menyumbangkan satu perunggu dari 4 nomor lari yang diikutinya pada Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) 2024 di Solo, Jawa Tengah.
Perolehan medali perunggu dihasilkan Ihsan pada putaran final 400 meter MT20 dengan catatan waktu 52,84 detik, catatan waktu Ihsan tersebut lebih baik dibandingkan babak penyisihan yang 53,14 detik.
Ihsan kalah bersaing dengan atlet Alfin Nomleni asal Nusa Tenggara Timur yang membukukan waktu 49,38 detik, disusul pelari Papua, Bernadus Zodrak Waipon yang mencatat waktu 51,65 detik.
Atlet Tala yang meraih medali emas di ajang Atlet Special Olympic World Games (SOWG) XV 2019 di Abu Dhabi Uni Emirate Arab, di nomor 1.500 meter MT20 hanya mampu menempati peringkat ke-18 dengan waktu 5:14:70/ sedang di nomor 800 meter MT20 ia gagal start.
Sementara, atlet Tala lainnya, Malasari, gagal melangkah ke final setelah dikandaskan duo Lestari asal Jawa Tengah. Pada Rabu (08/10) di nomor Epee Individual katagori A ia dikalahkan dengan tipis 14-15 oleh Dwi Lestari, sedangdi nomor foil individual ia dikalahkan Sri Lestari dengan skor 11-15.
Dengan demikian atlet yang pada Peparnas di Papua 2021 lalu turun di nomor angkat berat, hanya berhasil mempersembahkan dua medali perunggu.
Di cabor catur, Atlet Tala, Ibrahim bersama dua rekannya, Wahyu dan Hakim, berhasil mempersembahkan medali emas setelah unggul atas saingannya Jawa Barat dan Sumatera Selatan.
Sampai Jumat (11/10) siang, Kalsel masih bertahan di peringkat ke-7 perolehan medali Peparnas 2024 dengan 17 emas, 30 Perak dan 42 perunggu, tuan rumah Jawa Tengah masih perkasi di puncak dengan 122 emas 91 perak dan 83 perunggu, tempat kedua Jabar dengan 89 emas 85 perak 96 perunggu.
Kontingen Kalsel masih berpeluang menambah medali emas, salah satunya dari nomor sepakbola CP, Kalsel di final besok akan berhadapan dengan tuan rumah Jawa Tengah. (zkl/foto: ist)