PELAIHARI, Banuapost.co.id- Bupati Tanah Laut, H Rahmat Trianto (HRT), mengongatkan jabatan adalah amanah. Hal ini disampaikan HRT dalam sambutannya saat melantik dan mengambil sumpah lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkup Pemkab Tala, di Balairung Tuntung Pandang Pelaihari pada Senin (19/1/2026).
Kelima pejabat yang dilantik merupakan hasil seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama, yakni Tedy Mulyana sebagai Kepala Dinas Perhubungan, Myrza Fazrina sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Ulil Amri Bahtiar sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian, Andi Mashabi sebagai Inspektur Inspektorat Kabupaten Tala, serta Afrizal Akbar sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida).
Dalam sambutannya, Bupati Rahmat Trianto menegaskan, pelantikan bukan sekadar proses administratif atau pergantian jabatan, melainkan bagian dari dinamika organisasi pemerintahan yang harus terus bergerak dan berbenah demi peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Jabatan adalah amanah, dan amanah itu tidak pernah datang secara kebetulan. Allah SWT memberikan amanah kepada seseorang pada waktu yang Ia kehendaki,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya motivasi dalam mengemban jabatan struktural. Menurutnya, perbedaan mendasar terletak pada apakah seseorang bekerja semata mengejar jabatan atau karena panggilan pengabdian.
“Orang yang bekerja hanya untuk jabatan akan berhenti ketika jabatan itu tidak lagi memberinya keuntungan. Tetapi orang yang bekerja karena pengabdian akan tetap bekerja meski dalam keterbatasan dan tekanan,” tegasnya.
Bupati Rahmat kembali mengingatkan tiga nilai utama yang harus hidup dalam diri setiap pimpinan perangkat daerah, yakni realitas, kesejahteraan, dan integritas. Ketiganya menjadi fondasi dalam membangun Tala yang berpihak pada kepentingan masyarakat, bukan kepentingan pribadi atau kelompok.
Selain itu, Ia mendorong para kepala perangkat daerah yang baru dilantik untuk memperkuat sistem pengendalian internal dan menjalin sinergi dengan Inspektorat, agar potensi kesalahan dapat dicegah sejak awal.
“Bangun perangkat daerah yang tertib administrasi, bersih, profesional, dan benar-benar melayani masyarakat,” pesannya. (zkl/foto: prokopimtala)