BANJARMASIN, banuapost.co.id–
Jika ada anggota dewan menyarankan rekannya yang lain banyak-banyak ‘mengorek
kuping’, maksudnya tentu untuk mendengar aspirasi rakyat. Mungkin ada benarnya.
Rumah Banjar yang dalam beberapa hari ini didemo mahasiswa dari berbagai perguruan di
Banjarmasin dan Banjarbaru untuk menyampaikan aspirasinya, tentu penghuninya
diminta agar mau mendengarkan dan ikut memperjuangkan tuntutan kaum intelektual
itu.
Namun kali ini cukup memprihatinkan. Bagaimana tidak. Di
tengah lantangnya aliansi mahasiswa se Kalsel meneriakan penolakan terhadap RUU
KUHPidana, Senin (30/8), di dalam gedung wakil rakyat Kalsel, tepatnya di
lantai II, justru terdengar membahana lagu Bang Toyib.
Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kalsel itu,
demo di pertigaan Jl Lambung Mangkurat, tepatnya di seberang depan rumah dinas
Danrem 101/Antasari.
Sementara di Gedung DPRD Kalsel yang hanya bersebelahan
dengan salah satu petinggi Instituti TNI tersebut, seusai pelantikan Ketuanya
periode 2019 – 2024, Supian HK, penghuninya selain menikmati suguhan bergizi di
lantai II, juga bebas menyumbangkan suara dengan iringan orgen tunggal.
Lalu siapakah gerangan vokalis yang menyenandungkan Bang
Toyib, salah satu hitnya Band Wali itu? Sementara di jalan, mahasiswa berpanas-panas
menyuarakan aspirasi.
Masih mengenakan jaz warna hitam yang klimis dengan emblem anggota DPR tersemat di dada sebelah kiri dan dasi berwarna merah menghias leher, ‘sang biduan’ ternyata mantan petinggi DPRD Kalsel periode 2014 – 2019.
Sang legislator yang kini hanya menjadi anggota dewan dari Fraksi Partai Golkar periode 2019 – 2024 ini, sempat menjadi tontonan pegawai maupun PNS lingkungan sekwan yang tengah menikmati hidangan santap siang penuh gizi.
Klop memang rasanya bagi penghuni gedung berupa Rumah Banjar itu. Ada hidangan untuk santap siang dengan dihibur lagu. Sementara di luar gedung kaum intelektual yang dimotori HMI Kalsel, berpanas-panasan dengan teman setia air botol mineral. (yb/asi/foto: sasi)
