PELAIHARI, banuapost.co.id–
Seorang pekerja perkebunan kelapa sawit, hingga saat ini masih dalam pencarian setelah
bercebur ke danau eks tambang batubara di Desa Damit Hulu, Batu Ampar, Tanah Laut, Selasa (1/10) sore.
Seprinus (21), pekerja bagian panen PT GMK, dinyatakan
hilang setelah terjun ke danau eks tambang
PT TKD sekitar pukul 14:00 wita.
Pemuda asal Flores, NTT itu, bermain ke danau bersama
lima rekannya. Mereka mandi bersama,
karena air bersih di pemukiman karyawan terbatas akibat kemarau.
Saat berada di lokasi, korban masih sempat duduk di bawah
pohon di pinggir danau. Sementara lima rekannya sudah bercebur di bagian danau
yang dangkal.
Kepada rekannya, korban sempat bertanya bagaimana cara
terjun. Tapi setelah berterjun dengan kepala lebih dulu menyentuh air, sejak
itu pula tubuhnya tidak muncul.
Menyadari rekanya tidak timbul lagi, kelimanya segera
melakukan pencarian.
Niko, salah seorang rekan korban, meminta rekan lainnya
untuk mencari tambang ke mess karyawan. Sayangnya pencarian mereka tidak
membuahkan hasil.
“Kami sudah berupaya mencari korban dengan
menggunakan tali dan galah, namun tidak berhasil,” ujar Niko saat dimintai
keterangannya Selasa (1/10) malam di lokasi kejadian.
Menurut Niko ia dan rekan-rekannya sempat menyambung
galah untuk mendeteksi jasad korban di dalam air. Tapi upaya tersebut tidak
membuahkan hasil.
Pencarian juga diupayakan dengan menggunakan pancing,
dengan harapan mata pancing mengenai celana yang dipakai korban.
Pencarian jasad Seprianus berlanjut sampai malam hari
yang melibatkan BPBD Tala, anggota TNI dan Polri serta warga masyarakat
termasuk rekan-rekan korban. (zkl/foto:
ist)
