BANJARBARU, banuapost.co.id–
Sebuah inovasi berdampak bagi penghematan energy, ditemukan Badan Penelitian
dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kalsel.
Ini setelah tim peneliti dari berbagai disiplin ilmu balitbangda
berhasil menemukan sumber energi
terbarukan dengan memanfaatkan limbah dari cangkang kelapa sawit untuk diolah
menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM).
Hal tersebut disampaikan Kepala Balitbangda Kalsel, M
Amin, pada Seminar Akhir Kajian Awal Pemanfaatan Limbah Cangkang Kelapa Sawit
di Kalsel, Kamis (3/10).
“Industri Kelapa Sawit di Kalsel sangat potensial,
mengingat kelapa sawit merupakan penyumbang PAD terbesar kedua setelah
batubara. Bukan tidak mungkin ke depan bisa menggantikan batubara. Ini karena
kelapa sawit merupakan sumber daya terbarukan,yang bisa diperbaharui,”
ujarnya.
Menurut M Amin, limbah dari pengolahan kelapa sawit,
seperti cangkangnya, bisa dimanfaatkan
dan diolah menjadi sumber energi terbarukan.
“Dari kajian ini, kelapa sawit tidak hanya
menghaailkan CPO. Tetapi limbah yang dihasilkan, berupa cangkang, bisa
dimanfaatkan kembali menjadi salah satu sumber energi terbarukan,”
jelasnya.
Prospek pemanfaatan limbah dengan tujuan pembuatan
biomassa berupa gasifikasi, merupakan yang terbesar dengan memanfaatkan
cangkang sawit. Yaitu 17,5 kg cangkang mampu mengganti 7 liter minyak BBM yang
mampu menghaailkan 100 kg uap/jam.
“Ini potensi yang luar biasa. Kalau bisa kita
manfaatkan, sangat berguna bagi pengembangan sumber energi terbarukan di
Kalsel,” tandasnya.
Penelitian itu sendiri dilakukan Yudhi Putrayanda, Ahmad
Zaky Maulana, Nur Muhammad Azizi Kurniaean, Edy Budiono, dan Sigiharni. (rny/bdm/foto: ist)
