BANJARBARU, banuapost.co.id–
Desy Jakal Kuswinarni tidak saja berhasil meraih tiket ke PON 2020 Papua,
Kenshi asal Tanah Laut itu juga berhasil menyelamatkan wajah tuan rumah di
ajang Kejurnas Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) dan babak
kualifikasi PON yang berlangsung di GOR Rudy Resnawan, Banjarbaru.
Warga Desa Bingkulu, Tambang Ulang, meraih emas di nomor randori
60 kilogram putrid. Di final ia berhasil mengatasi kenshi asal Nusa Tenggara
Barat. Emas yang diraih Desy ini merupakan satu-satunya dari 3 target yang
dicanangkan Perkemi Kalsel.
Prestasi yang ditorehkan Kenshi Tala ini merupakan capaian
tertinggi atlet Kalsel di tingkat nasional, dimana Kalsel hanya pernah meraih
medali perunggu.
Desy mengaku senang dengan apa yang sudah diraihnya dan ia
berusaha untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk mempersembahkan medali
emas untuk Kalsel di PON mendatang.
“Pertama-tama saya merasa senang dengan hasil yang sudah saya
dapatkan. Selain meraih medali emas, saya otomatis memiliki tiket berlaga di
ajang PON,” kata Desy seusai menerima kalungan medali.
“Ini kesempatan buat saya untuk meraih medali emas di ajang PON,
saya tidak akan sia-siakan kesempatan ini,” tambah alumnus JPOK Banjarbaru itu.
Sementara itu Yusuf, Ketua Perkemi Tala, dalam pesan singkatnya
hanya mengucapkan syukur atas sukses atlet Tanah Laut yang membawa bendera
Kalsel di ajang Kejurnas dan babak kualifikasi PON 2020 itu.
Kejurnas dan babak kualifikasi PON 2002 Papua itu diikuti 576 kenshi dari 33 provinsi. Kalsel sebagai tuan rumah menurunkan 21 atlet. (zkl/foto: ist)
