BANJARMASIN, banuapost.co.id– Tari Baksa Kembang ditampilkan untuk menyambut undangan sebelum dibukanya Apindo UMKM Expo II 2020 di Siring Menara Pandang, Jl Piere Tendean, Rabu (29/1).
Apindo Expo II 2020 ini, selain diikuti puluhan Usaha Mikro
Kecil Menengah (UMKM) se Kalsel, juga dalam rangka memeriahkan HUT ke-68
Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo)
Mengusung tema: Bersama Apindo, UMKM Banua Bergerak Menuju
Pasar Global, kegiatan dihadiri Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, Ketua
Umum DPN Apindo, Dr Ir H Haryadi B Sukamdani, dan Gubernur Kalsel, H Sahbirin
Noor.
Menurut Ketua DPP Apindo Kalsel, H Supriadi, sepanjang
Kalsel dipimpin Paman Birin, sapaan akrab Gubernur Kassel, UMKM-nya terus berkembang.
“Karena Paman Birin memang fokus dalam memajukan
perekonomian di Bumi Lambung Mangkurat ini,” tandasnya.
Salah satu yang didorong untuk ekspor, sambung Supriadi, produk-produk
UMKM yang unggul dan banyak diminati komsumennya di luar negeri.
Sementara menurut Menteri Koperasi dan UKM, Teten
Masduki, produk yang berbasis hasil laut, holtikultura (buah segar), furniture,
pajangan dan busana muslim juga banyak diminati konsumen di luar negeri.
“Jadi kalau kita memang ingin UMKM masuk ke pasar global,
selain kualitas produksinya ditingkatkan, siap dengan pasokan lanjutannya, juga
harus masuk kepada kategori produk-produk unggulan,” jelasnya.
Untuk saat ini, lanjut menetri, pembagian PBB dari UMKM
dan Koperasi baru 63 persen. Sementara untuk ekspor, 14,5 persen.
Tak ditampik Menteri Teten Masduki, faktor saat ini total
eskpor UMKM masih rendah. Salah satunya karena belum siapnya mitra dalam memproduksi
produknya dalam skala besar.
Oleh sebab itu, menurut menteri, ada dua cara singkat
supaya produksi UMKM bisa meningkatkan ekspor. Pertama, kemitraan usaha besar
dan usaha kecil menengah, sehingga produk UMKM bisa masuk di pasar global.
Kedua, jelas menteri, melakukan agregasi produk UMKM, dan
diatur secara khusus untuk kamar ekspor dan memperbanyak promosi.
Karena itulah, menteri menggagas kamar ekspor UMKM
bekerjasama dengan Bea Cukai. Tujuan untuk mempermudah pelaku UMKM mengekspor
produknya.
Sedang menurut Ketua Pelaksana Apindo UMKM Expo II 2020,
Erni Widaryanti, acara berlangsung mulai 29 Januari hingga 2 Februari 2020 di dukung sepenuhnya Bank Kalsel, BPJS Tenaga kerja, Surya Motor
dan Prof Air Mineral. (oie/foto: olive)
