MUARA TEWEH, banuapost.co.id– Pasar Bebas Banjir (PBB), salah satu pasar kebanggaan masyarakat di Kabupaten Barito Utara, saat ini diverifikasi tim penilai nasional setelah masuk enam besar nominator pasar aman dari bahan berbahaya.
Bupati Barito Utara, H Nadalsyah, didampingi Wakil Bupati
Sugianto Panala Putra dan kepala perangkat daerah, secara langsung meyambut kedatangan
tiga anggota tim penilai dari pusat, Selasa (4/2).
Ketiga anggota penilai, Dra Indrie Mayatieasrie Gani, Devi
Riani, MSi dan Siti Aminah,S.Farm,Apt. Didampingi bupati sejak pukul 05:00 WIB,
ketiganya langsung masuk ke PBB untuk melakukan penilaian.
Bupati H Nadalsyah memberikan apresiasi kepada tim
penilai yang serius mengamati seluruh titik pantau yang menjadi sasaran
penilaian.
“Saya berharap PBB mampu meraih predikat terbaik kali ini
di tingkat nasional untuk percontohan pasar aman dari bahan berbahaya. Karena secara
tidak langsung, memberikan efek positif bagi perekonomian di Kabupaten Barito
Utara,” ujar Koyem, sapaan akrab Bupati Barut itu.
Oleh sebab itu, lanjut Koyem, memohon doa masyarakat
Barut agar PBB dapat memperoleh hasil yang maksimal dalam penilaian yang
dilakukan oleh tim penilai pusat.
Sementara Ketua Tim Penilai, Dra Indrie Mayatieasrie Gani
Apt, mengatakan, hampir seluruh wilayah PBB dipantau, meliputi aspek keamanan, ketertiban, kenyamanan,
kebersihan, lingkungan infrastruktur pasar.
“Namun penekanannya
pada peredaran pangan dan jajanan pasar yang mengandung bahan berbahaya,” jelas
Indrie. (arh/foto: ist)
