BANJARMASIN, banuapost.co.id– Jumlah kasus Covid-19 di Kalsel, naik dua kali lipat. Bila sehari sebelumnya, delapan orang, sejak Minggu (5/4) sore menjadi 16 positif terkonfirmasi virus asal Provinsi Wuhan, Tiongkok, yang sudah menewaskan 198 orang di seluruh Indonesia ini.
Jumlah tambahan delapan orang tersebut, sama persis dengan data yang disampaikan juru bicara pemerintah penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, dalam konferensi pers yang disiarkan BNPB, Minggu (5/4), khususnya di tabel sebaran 181 kasus baru positif Covid-19 di seluruh provinsi tanah air.
Pasien positif tambahan tersebut, terbanyak dari Kota Banjarmasin, yakni enam orang dari sehari sebelumnya yang hanya empat orang.
Kemudian dari Kabupaten Tabalong bertambah satu orang, dari sebelumnya satu, hingga menjadi dua yang terkonfirmasi positif.
Selanjutnya pasien positif yang baru dari Kota Banjarbaru, satu orang. Sedang dari Kabupaten Banjar, tidak ada penambahan, yakni tetap tiga orang positif.
Berdasarkan data Tim Gugus Tugas Pencegahan Pengendalian dan Penanganan Covid-19 Kalsel terbaru, Minggu (5/4), disebutkan, ada dua yang meninggal dunia.
Namun belum ada penjelasan resmi terkait dua orang yang terdata meninggal dunia itu. Apakah pasien positif atau tambahan dari jumlah PDP yang meninggal dunia sebelumnya.
Sedang jumlah PDP terbaru menjadi 10 orang. Bertambah satu orang dari sehari sebelumnya yang berjumlah sembilan orang.
Sementara ODP, terdata sebanyak 1.304 orang. Jauh berkurang dari sehari sebelumnya yang sempat tercatat sebanyak 1.386 orang. (emy/foto: ist)