BANJARMASIN, banuapost.co.id– Kapolda Kalsel, Irjen Pol Dr Nico Afinta, memberikan bantuan paket sembako kepada 280 pemulung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Basirih, Rabu (13/5). Bantuan diserahkan Dirsamapta AKBP Pepen Supena.
Banyaknya penerima bantuan, sehingga harus dilakukan pengaturan jaga jarak sesuai imbauan pencegahan penularan virus korona. Selain itu, penerima bantuan, baik laki-laki maupun perempuan, juga diwajibkan menggunakan masker.
Menurut AKBP Pepen Supena, bantuan ini bentuk kepedulian Kapolda Kalsel dan jajaran, yang menyisihkan pendapatan untuk warga terdampak tidak langsung Covid-19.
“Bapak kapolda memerintahkan saya untuk menyampaikan bantuan kepada masyarakat. Walaupun sedikit, semoga bisa bermanfaat, khususnya yang terdampak tidak langsung Covid 19,” kata Pepen di dampingi Kapolsek Banjarmasin Selatan, AKP Idit Aditya.
Bantuan serupa, sambung AKBP Pepen, juga akan disalurkan kepada masyarakat lainnya di Kalsel. Penyaluran bantuan, seiring dengan program yang sudah dijalankan pemerintah daerah dengan memberikan bantuan kepada masyarakat.
Paket sembako yang dibagikan ini, hasil donasi dari berbagai pihak mitra kepolisian dan pejabat Polda Kalsel yang menyisihkan rejekinya. Tujuannya, untuk meringankan beban ekonomi masyarakat di banua selama masa pandemi Covid-19.
Seorang penerima, Ny Noor Hayati (60), mengaku baru kali ini menerima bantuan selama masa pandemi. Karena itu, sangat diperlukannya untuk keperluan se hari–hari.
“Perlu banar untuk di rumah. Karena baru ini saya mendapat bantuan. Selama ini dari RT tidak ada. Tidak tahu kenapa,” kata salah satu pemulung di TPA Basirih. (emy/foto: deny yunus)