BANJARMASIN, banuapost.co.id– Bantuan kepada warga korban amuk api di Alalak Utara RT 11 dan 12, terus mengalir. Kamis (9/7), termasuk dari Polda Kalsel dan jajaran Polsek Banjarmasin Utara.
Bantuan diserahkan Kapolsek AKP Gita Suhandi. Sedang penerimanya, diwakili Lurah Alalak Utara, Edy, Ketua RT 11, Matnoor dan dan Ketua RT 12, Johansyah.
Menurut AKP Gita, bantuan yang disalurkan berupa 30 sak beras masing-masing berisi 5 kg, gula pasir 15 kg, minyak goreng 15 liter, teh 15 kotak dan mie instan.
“Bantuan ini dari Polda Kalsel dan juga sumbangan anggota Polsek Banjarmasin Utara,” ujar Gita.
Selain memberi bantuan, Gita dan jajarannya juga terus mengingatkan masyarakat untuk tetap mewaspadai bahaya kebakaran agar jangan sampai terulang.
Masyakat diimbau untuk memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing. Memastikan kompor sudah tidak bernyala setelah selesai digunakan, khususnya di malam hari atau menjelang tidur.
Sebelumnya, Ketua RT 11 Alalak Utara, Matnoor mengatakan, dari 15 rumah yang terbakar pada peristiwa Rabu (8/7) dini hari itu, sembilan di antaranya merupakan rumah warganya. Sementara enam rumah lainnya, berada di RT 12.
“15 rumah yang terbakar ini, dihuni 45 jiwa,” jelas Matnoor.
Diakui Matnoor, beberapa jam setelah peristiwa itu, bantuan bagi korban sudah mengalir. Salah satunya dari Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, berupa paket sembako. Disusul dari masyarakat yang peduli.
Saat ini, menurut Matnoor, para korban kebakaran, memilih mengungsi ke rumah keluarga atau kerabat terdekat. Sehingga mereka tidak membangun posko pengungsian. Hanya posko penerima bantuan.
“Hampir semuanya, untuk sementara mengungsi ke rumah keluarga. Karena di sini semua bekeluargaan saja,” ujar Matnoor.
Salah satu korban kebakaran, Masril, memilih tidak mengungsi. Bersama anak istrinya, tidur di warung di depan rumahnya yang luput dari amuk api. Sedang bangunan rumahnya sudah tidak bisa ditempati karena rusak berat.
Masril mengaku sudah menerima sejumlah bantuan, termasuk kebutuhan pokok. “Kalau sembako sudah dapat. Cuman kalau bisa ada bantuan bahan material untuk membangun rumah,” imbuh Masril. (emy/foto: ist)