PELAIHARI, banuapost.co.id– Meski menjelang Idul Adha yang tinggal hitungan hari, pedagang hewan kurban sapi dan kambing di Pasar Hewan Pelaihari, mengeluh.
Pasalnya, masih kurangnya animo masyarakat untuk membeli hewan kurban. Padahal biasanya satu minggu menjelang Idul Adha, jumlah sapi yang keluar dari pasar hewan cukup tinggi.
Sementara jumlah sapi dan kambing yang masuk ke pasar hewan cukup banyak. Mulai sapi Bali, sapi peranakan ongole atau PO, jenis limosin dan kerbau serta kambing. Namun hingga Senin (20/7), tidak banyak terjadi transaksi.
Harga sapi di Pasar Hewan Pelaihari saat ini paling murah Rp 8 juta sampai Rp 9 juta. Sedang termahal mencapai Rp 27 juta sampai Rp 30 juta per ekor untuk sapi. Sementara untuk kambing usia 3 tahun ke atas Rp 2.500.000 sampai Rp 3.500.000 per ekor.
Menurunnya penjulan menjelang Idul Adha ini, tak ditampik H Sutaji, pedagang hewan potong asal Pangkoh, Kabupaten Kapuas Hilir, Kalteng.
Pedagang ternak yang hampir setiap hari Senin menyambangi Pasar Hewan Pelaihari, mengaku saat ini untuk pesanan saja jauh berkurang.
“Saat ini pesanan ke beberapa kota di Kalimantan Tengah saja mengalami penurunan drastis. Biasanya sampai 15 ekor pesanan orang, sekarang paling banyak tiga ekor,” ujar Sutaji.
Sutaji juga mengaku pernah sampai menjual sebanyak 50 ekor sapi saat menyambut Idul Adha. “Tapi untuk tahun ini rasanya tidak mungkin,” imbuhnya.
Husni, pedagang sapi lainnya, juga mengaku saat ini penjualan sapi untuk kurban mengalami penurunan. Kemungkinan akibat pandemi korona.
“Biasanya saya dapat menjual sampai lima ekor setiap hari pasar. Sekarang dua ekor saja sangat sulit,” katanya.
Sementara Akhmad, KUPT Pasar Hewan dan RPH Pelaihari, membenarkan adanya penurunan transaksi hewan potong menjelang Idul Adha tahun ini.
“Ada penurunan sekitar 20 persen dibandingkan Idul Adha sebelumnya,” kata Akhmad.
Padahal, menurut Akhmad, saat ini di Pasar Hewan Pelaihari sudah berdatangan sapi-sapi dari Sulawesi dan Nusa Tenggara Timur.
Meski saat ini masih terlihat lesu pembeli, para pedagang sapi dan kambing kurban masih berharap pada hari pasar Senin depan. (zkl/foto: zul yunus)