PELAIHARI, banuapost.co.id– Karung berisi kerangka manusia yang ditemukan warga Desa Sungai Bakau, Kecamatan Kurau, Tanah Laut, sebelumnya sudah pernah dilihat warga. Namun dikira berisi ayam mati, sehingga dibiarkan.
Seperti diberitakan sebelumnya, Rabu (29/7) sekitar pukul 09:00 Wita seorang warga yang tengah memotong kayu, menemukan karung berisi tengkorak manusia. Ulla warga RT 04 RW 02, Desa Sungai Bakau, menemukan tengkorak setelah merobek karung berwarna putih.
Dalam karung berwarna putih yang terikat tali rapia itu, Ulla melihat ada tengkorak manusia dan pakaian bergaris hitam dan putih serta satu jaket
Setelah penemuan terungkap, ternyata Mustakim Hamma alias Taking, warga RT 3 Desa Sungai Bakau, pernah melihat karung tersebut di dekat pohon yang tumbang tidak jauh dari kandang ayam milik Ulla.
Kepada petugas yang datang ke tempat kejadian perkara, Taking mengaku sempat melihat karung berwarna putih itu. Namun mengira berisi ayam mati yang biasa dibuang orang.
“Saya sempat melihat karung tersebut beberapa hari lalu, tapi tidak saya hiraukan. Karena biasanya berisi ayam mati,” ujar Taking kepada petugas.
Kasatreskrim Polres Tala, AKP Alvin Agung Wibowo, membenarkan adanya penemuan kerangka manusia di dalam karung. Evakuasinya terpaksa menggunakan standar covid-19.
“Kami berkordinasi dengan Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 untuk mengevakuasi kerangka tersebut,” ujar Alvin.
Penanganan dengan standar Covid-19 ini terpaksa dilakukan, untuk menghindarkan anggota dan masyarakat sekitar terpapar virus korona.
Sementara kerangka manusia yang ditemukan di Sungai Bakau sampai saat ini masih berada di kamar jenazah RSUD Hadji Boejasin Pelaihari. (zkl/foto: zul yunus)