JAKARTA, banuapost.co.id– Situasi pandemi yang dihadapi saat ini, menjadi momentum pemerintah menyempurnakan sistem perlindungan sosial agar dapat menjangkau masyarakat dengan lebih tepat dan cepat.
“Pelajaran yang berharga yang kita peroleh dari peristiwa pandemic, salah satunya terkait dengan bagaimana kita bisa membantu masyarakat melalui program-program bantuan sosial yang selama ini sudah dilakukan pemerintah,” ujar Suharso Monoarfa di Istana Negara selepas rapat terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo, Selasa (5/1).
Menurut Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional itu, pihaknya telah menyiapkan rencana dan jangka waktu dari pelaksanaan reformasi hingga 2024 mendatang.
Ketepatan data merupakan sebuah keniscayaan dan menjadi faktor terpenting bagi pemerintah dalam melaksanakan program-program perlindungan sosial.
Oleh karena itu langkah pertama yang akan dilakukan pemerintah, membenahi akurasi data para penerima manfaat program dengan tujuan untuk meningkatkan efektivitas penyaluran program bantuan.
Selain itu, pemerintah juga akan mengintegrasikan semua program bantuan sosial yang selama ini masih tersebar di berbagai kementerian atau lembaga. Pelaksanaan program bantuan yang masih tersebar, membuat pengelolaannya kerap tumpang tindih dan tidak fokus.
“Jadi bantuan-bantuan sosial itu supaya efektif, kita uji kembali kesahihannya sampai tingkat seperti apa. Bappenas ditugaskan Bapak Presiden untuk menyusun ulang sistem perlindungan sosial ini,” ucap Suharso.
Reformasi terhadap sistem perlindungan social, selain untuk mengefektifkan penyaluran dan pemanfaatan program, dalam jangka panjang juga untuk menurunkan tingkat kemiskinan.
Presiden Joko Widodo mengharapkan agar pada 2024 mendatang angka kemiskinan ekstrem di Indonesia mampu ditekan serendah mungkin.
“Bagaimana caranya? Yaitu dengan memfokuskan bantuan-bantuan sosial sedemikian rupa dengan kelompok-kelompok sasaran yang masuk dalam kelompok rentan dan miskin kronis. Sehingga penurunan kemiskinan akan bisa kita capai,” tandasnya. (yb/*/foto: ist)