BANJARBARU, banuapost.co.id– Sejak pandemi awal Maret tahun lalu hingga Senin (15/3), korban akibat terinfeksi virus corona di kalsel tercatat 24.509 kasus. Namun dari jumlah itu, 21.552 pasien di antaranya sembuh, 2.180 masih dalam perawatan dan 777 lainnya meninggal dunia.
Sebagaimana data terbaru Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, jumlah-jumlah tersebut setelah ada penambahan. Baik yang terkonfirmasi positif baru, sembuh maupun yang meninggal dunia.
Hari ini tercatat ada tambahan 175 kasus positif. Korban berasal dari Banjarmasin 79, Balangan 72, Kabupaten Banjar 10, Hulu Sungai Selatan (HSS) dan Tanah Bumbu masing-masing 5, Tapin 2, Kotabaru serta Barito Kuala (Batola) masing-masing 1 orang.
Kemudian tambahan sembuh tercatat sebanyak 232 orang. Banjarmasin 100, Banjarbaru 67, Tanah Bumbu 24, Hulu Sungai Utara (HSU) 17, Tapin 9, Kotabaru 7, HSS dan Balangan masing-masing 4 pasien.
Sedang yang meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona, dilaporkan bertambah empat orang. Korban masing-masing dari Hulu Sungai Tengah (HST) satu orang, dan tiga dari Banjarbaru.

Dari data terbaru ini, persentase angka kesembuhan dari Covid-19 di Kalsel mencapai 87,94 persen. Dirawat 8,89 persen dan kasus kematian 3,17 persen.
Dengan terus bertambahnya warga yang terinfeksi virus corona, masyarakat diingatkan untuk mematuhi protokol kesehatan dengan disiplin memakai masker, rajin mencuci tangan memakai sabun dan menjaga jarak.
Imbauan demikian tentunya bukan tanpa alasan. Pasalnya yang menjadi korban akibat paparan Covid-19 ini tak memandang status maupun usia. Bahkan ahli di bidang medis pun banyak yang jadi korban hingga meninggal dunia. (emy/ilust: ist)