MARTAPURA, banuapost.co.id– Mahasiswa Islam Pecinta Alam (Mahipa) Institut Agama Islam (IAI) Darussalam Martapura yang tergabung dalam Super Friends Banjarmasin, punya cara sendiri untuk menyelamatkan lingkungan.
Di bawah payung Kolaborasi KITA, dalam rangka menyemarakan Hari Air se Dunia, 22 Maret lalu, Mahipa IAI Darussalam bekerja sama dengan Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kalsel dan Kabupaten Banjarm, melakukan kegiatan susur sungai dengan tujuan membersihkan sampah di permukaan.
Menurut Wakil Ketua Umum Mahipa IAI Darussalam, Shofy Muhammad, kegiatan susur sungai berlangsung di saluran irigasi Cindai Alus hingga Pinus, Kecamatan Martapura. Kegiatan diikuti sekitar 10 orang dengan menggunakan 2 perahu karet.
“Belakangan ini, sampah di irigasi Cindai Alus dan Pinus semakin banyak. Sehingga mengakibatkan aliran air terhambat dan naik. Kondisi ini tentu bisa mengakibatkan banjir,” jelasnya, Jumat (26/3).
Dalam aksi susur sungai sejauh 1,5 kilometer ini, lanjut Wayang, sapaan akrabnya, berhasil mengumpulkan 5 kantong besar sampah
Selain susur sungai, kegiatan lain yang dilakukan Mahipa IAI Darussalam dalam memperingati Hari Air se Dunia, workshop mengenai lingkungan dan game berupa fun rafting.
Sementara Devin Ilham, penanggung jawab Super Friends Banjarmasin, mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Mahipa IAI Darussalam dan berharap jadi contoh bagi para mahasiswa maupun komunitas pecinta alam lainnya.
“Aksi yang dilakukan Mahipa IAI Darussalam bersama FAJI Kalsel dan Kabupaten Banjar, sungguh luar biasa. Selain membantu menyelamatkan lingkungan, juga menjadi kampanye bagi mapala maupun komunitas lain untuk melakukan kegiatan serupa,” tandasnya. (oie/foto: ist)