BARABAI, banuapost.co.id– Banjir yang menerjang Desa Baru Waki, Kecamatan Batu Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah HST, Kamis (1/4) lalu, menghancurkan jembatan darurat yang dibangun Poliban Banjarmasin.
Derasnya Sungai Benawa yang meluap, sempat membuat warga desa setempat selama tiga hari seperti terisolir karena tidak dapat ke Desa Tunggal, desa terdekat Baru Waki akibat ikut hanyutnya akses jembatan.
Kondisi seperti terputus dengan dunia luar tersebut, membuat jajaran Koramil 1002-07/Pagat, Ahad (4/4), memotori gotong royong dengan warga dua desa melakukan perbaikan.
Menurut Danramil 1002-07/Pagat, Kapten inf Andi Tiro, jembatan sepanjang 60 meter dengan lebar 1,8 meter yang menghubungkan Desa Baru Waki, Kecamatan Batu Benawa, dengan Desa Batu Tunggal, Kecamatan Hantakan, sangat vital sekali bagi masyarakat kedua desa dalam melakukan aktivitas se-hari-hari.
Karena itu, dengan terbangunnya jembatan darurat, masyarakat di dua desa tersebut dapat beraktivitas kembali dengan aman tanpa harus menngunakan rakit apabila akan menyebarang.
Sementara, salah satu warga Desa Baru Waki, Ahmad Fatoni (45), berharap pemerintah daerah segera membangun jembatan secara permanen. Karena jika hanya jembatan darurat, dikhawatirkan akan rusak bahkan hanyut lagi jika air sungai meluap. (ril/foto: ist)