BANJARMASIN, banuapost.co.id– Polda Kalsel perketat pengamanan markas hingga tingkat polsek, sebagai antisipasi aksi teror. Personel yang diterjunkan pun dalam penjagaan dan pengamanan markas tak hanya polisi laki-laki. Namun juga mengerahkan polisi wanita (polwan).
Bahkan petugas yang dilengkapi rompi anti peluru, senjata laras panjang hingga metal detector, akan melakukan pemeriksaan badan dan barang bawaan setiap orang yang ingin masuk.
Menurut Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol M Rifa’i, peningkatan keamanan dilakukan sejak kejadian teror, baik di Makassar maupun Mabes Polri.
“Seluruh markas kepolisian dari tingkat polda, polres hingga polsek diperketat penjagaannya dengan mengawasi semua orang yang masuk sebagai tamu atau membutuhkan pelayanan Polri,” jelas Rifa’i, Jumat (9/4).
Sebelumnya, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto, menginstruksikan untuk meningkatkan keamanan dengan mewaspada dan mengawasi setiap orang yang masuk ke markas.
Meski demikian, masyarakat diimbau tidak perlu cemas. Sebaliknya diminta apabila menemui orang yang mencurigakan, untuk segera melaporkan ke pihak kepolisian.
“Kita harus bersatu melawan terorisme. Karena itu apabila menjumpai orang yang mencurigakan, segera informasikan ke pihak kepolisian,” tandas kapolda. (oie/foto: hum)