BANJARMASIN, banuapost.co.id– Mendukung misi Pemprov Kalsel mengembangkan sumber daya manusia yang agamis, sehat, cerdas dan terampil terkait Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) setempat bangun gedung untuk penyandang disabilitas atau difabel di Perpus Palnam.
Alokasi pembangunan gedung menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang didapat Pemprov Kalsel dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai lebih dari Rp 3,49 miliar.
“2021 ini, Pemprov Kalsel mendapat DAK dari pemerintah pusat untuk membangun gedung disabilitas. Alokasi anggarannya sebesar Rp 3.499.933.000,” jelas Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Perpustakaan Kalsel, Wildan, Jumat (28/5).
Rencananya, lanjut Wildan, gedung disabilitas yang dibangun di belakang Kantor Dispersip Kalsel Km 6, memiliki dua lantai dengan target rampung akhir tahun ini juga.
“Dengan adanya gedung disabilitas ini, maka akan menambah layanan perpustakaan dari Dispersip Kalsel menjadi lebih lengkap. Walau selama ini layanan untuk disabilitas sudah ada di tempat layanan umum,” ucap Wildan.
Gedung disabilitas tersebut akan dilengkapi fasilitas membaca untuk tuna netra dan tuna rungu, serta infrastruktur pendukung kebutuhan penyandang disabilitas lainnya.
“Diharapkan dengan adanya gedung tersebut, minat baca di kalangan penyandang difabel dapat terus meningkat, terutama di Bumi Lambung Mangkurat,” imbuh Wildan. (oie/foto: ist)