BATULICIN– Pengembangan tanaman sereh wangi di Desa Teluk Kepayang, Kusan Hulu, Tanah Bumbu, keberadaannya cukup menjanjikan setelah diperkuat kerjasama antara pengelola dan PT Indesso Aroma.
“Melalui kerjasama ini akan memperjelas pemasarannya, hingga menjadi komuditas pertanian baru di Tanah Bumbu,” kata Bupati Tanah Bumbu, H Sudian Noor, saat memberikan sambutan dalam acara panen perdana dan penyulingan minyak atsiri sereh wangi di Desa Teluk Kepayang, Sabtu (27/10).
Melihat prospek yang menjanjikan untuk kesejahteraan masyarakat, maka cukup beralasan Bupati Tanah Bumbu memberikan apresiasi atas dimulainya pergerakan ekonomi baru di desa ini.
“Kita berharap ini akan menjadi percontohan bagi desa di tiap kecamatan. Kalau dikembangkan, tentu akan mendukung peningkatan perekonomian daerah,” jelas Sudian.
Di sisi terpenting, lanjut bupati, keberadaan tanaman ini akan menumbuhkan sebuah kesadaran petani lain untuk mengembangkan komuditas secara berkelanjutan mulai pekarangan masing masing.
“Oleh karena itu, dengan pengembangan komoditas unggulan atsiri di daerah ini, tentu tidak hanya mampu memiliki prospek dalam meningkatkan ekonomi masyarakat, akan tetapi juga kita harapkan dapat menyerap tenaga kerja,” ujarnya.
Sementara menurut pengelola pembudidayaan tanah itu, H Basaluddin, pengembangannya dimulai dari sebuah perjuangan yang luar biasa sejak 2016.
“Alhamdulillah selama perjuangan ini ada 8 hektare tanaman sereh yang siap kita panen hari ini, ” ungkapnya
Awalnya, lanjut Basaluddin, semata mata ingin memanfaatkan lahan yang ada serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
“Berkat manfaatkan pekarangan yang ada, lumayan hasil yang dijual menjadi tambahan penghasilan rumah tangga, “tandasnya. (win/foto: erwin)