Dalam sejarah perjuangan bangsa, peran pemuda memiliki andil sangat penting. Pemuda berperan aktif sebagai ujung tombak dalam mengantarkan bangsa dan negara menuju kemerdekaan.
Gagasan dan pemikiran pemuda lah yang membuat bangsa dan negara ini terus mengalami kemajuan tahap demi tahap. Pemuda dalam pergerakan bangsa terus berproses, hingga waktunya yang tepat menjadi pemimpin.
Karena begitu pentingnya peran pemuda, maju mundurnya bangsa sebuah negara di muka bumi ini, tergantung pada kondisi para pemudanya. Jika pemudanya memiliki jiwa besar dan jiwa kepemimpinan serta jiwa yang kuat, maka bangsa itu akan maju, besar dan mampu memimpin peradaban dunia.
Sebagaimana diucapkan Bung Karno: “Beri Aku seribu orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Berikan Aku satu pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” .
Begitu besarnya sosok pemuda, karena Bapak Bangsa sadar betul peran dan andilnya yang begitu besar akan perubahan zaman. Bahkan tak hanya Sang Proklamator yang berharap seperti itu. Pihak orangtua yang melahirkan, pasti menginginkan pemudanya berguna dan bermanfaat bagi nusa dan bangsa.
Sebaliknya jika pemudanya apatis, pesimis, menghabiskan waktu untuk hal-hal yang tidak bermanfaat, masa depan bangsa akan suram. Karena pemuda adalah agen perubahan atau pemuda adalah penerus generasi sekarang.
Meski demikian, untuk mewujudkan tujuan pembangunan bangsa dan Negara, diperlukan Pemuda yang mempunyai nilai jujur, bertanggungjawab, visioner, disiplin, kerjasama, adil dan peduli atau 7 nilai.
Tujuh nilai inipun, harus ada dalam peran pemerintah (eksekutif), legislatif dan yudikatif hingga ke level paling bawah terutama dalam memberi ruang kepada pemuda untuk berinovasi ataupun menyampaikan gagasan.
Jangan sampai kritik, saran dan masukan tidak diakomodir atau dibungkam. Hargai meski hanya sekecil biji beras sekalipun, karena itulah salah satu usaha untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan bangsa.
Pemuda sebagai agen perubahan adalah cikal bakal generasi penerus yang akan menggantikan seniornya yang saat ini sedang duduk atau sedang menikmati perjalanan karir.
Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-90, 28 Oktober 2018, bangun dan jayalah pemuda-pemudi Indonesia. Jadilah agen perubahan untuk kemajuan bangsa dan negara tercinta. (m reza h//foto: ist)