JAKARTA, banuapost.co.id– Sebanyak 30.738 warga sepanjang Ahad (1/8) terpapar virus corona. Korban terinfeksi diketahui dari hasil pemeriksaan 178.375 spesimen. Dengan tambahan itu pula, Covid-19 di Indonesia totalnya jadi 3.440.396 kasus. 535.135 pasien di antaranya masih dirawat.
Dilansir dari laman covid19.go.id, hari ini kesembuhan bertambah 39.446 pasien. Sehingga secara keseluruhan sejak pandemi awal Maret tahun lalu menjadi 2.809.538 orang.
Sementara yang meninggal dunia, juga bertambah. Di hari yang sama ini dilaporkan ada sebanyak 1.604 pasien, hingga totalnya jadi 95.723 kasus. Sedang suspek atau cikal bakal kasus positif, pemerintah masih memantau terhadap 280.518 orang tersebar di 510 kabupaten/kota di 34 provinsi.
Sebelumnya, Sabtu (31/7), tercatat total 3.409.658 kasus positif virus corona. 2.770.092 pasien di antaranya sembuh dan 94.119 lainnya meninggal dunia.
Berikut sebaran 30.738 kasus baru yang dilaporkan 34 provinsi: Jawa Tengah: 4.234, Jawa Timur: 3.671, Jawa Barat: 2.769, DKI Jakarta: 2.701, Kalimantan Timur: 1.716, Banten: 1.325, DI Yogyakarta: 1.303 kasus.
Kemudian: Riau: 1.202, Sumatera Utara: 1.179, Bali: 1.146, Nusa Tenggara Timur: 886, Sulawesi Selatan: 796, Sumatera Barat: 718, Kalimantan Selatan: 665, Sulawesi Tengah: 633, Lampung: 581, Kalimantan Barat: 569, Sumatera Selatan: 547 kasus.
Disusul: Kalimantan Utara: 527, Bangka Belitung: 449, Jambi: 414, Kepulauan Riau: 366, Bengkulu: 311, Kalimantan Tengah: 309, Sulawesi Utara: 293, Nusa Tenggara Barat: 260, Papua Barat: 243, Aceh: 204, Gorontalo: 200, Papua: 187, Sulawesi Barat: 154, Sulawesi Tenggara: 125, Maluku: 33, Maluku Utara: 22 kasus.

Dengan terus jatuhnya korban akibat paparan Covid-19, masyarakat diminta berandil menekan penyebararanya dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan. Seperti memakai masker, selalu mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, membatasi mobilitas dan interaksi.
Imbauan demikian tentunya bukan tanpa alasan. Pasalnya yang menjadi korban semakin banyak. Bahkan tak memandang status maupun usia. Ahli di bidang medis pun banyak yang jadi korban, hingga meninggal dunia. (yb/ilust: ist)