JAKARTA, banuapost.co.id– Ketua DPR RI, Puan Maharani, didaulat menjadi pembicara kunci (keynote speaker) di forum ketua parlemen se-dunia dalam Fifth World Conference of Speakers of Parliament (WCSP) di Wina, Austria, 6-8 September mendatang.
WCSP merupakan forum yang digelar Inter Parliamentary Union (IPU), organisasi internasional beranggotakan parlemen-parlemen dari negara-negara berdaulat, bekerja sama dengan Austria National Council.
Menurut Sekjen DPR RI, Indra Iskandar, cucu Proklamator Bung Karno tersebut, punya andil cukup besar di forum WCSP kali ini, yang juga merupakan kelanjutan dari sesi pertama yang telah dilaksanakan secara virtual, 19-20 Agustus lalu.
“Ketua DPR sudah ikut menyiapkan pertemuan ini dalam 5 kali preparatory committee (prepcom) dengan memberi masukan terkait format dan substansi WCSP dan Summit of Women Speakers,” jelas Indra, Jumat (3/9).
Dalam dialog interaktif bertema: ‘Achieving Sustainable Development Requires More Attention on Human Wellbeing and Environmental Preservation than on Economic Growth’ yang dimoderatori jurnalis dan komentator politik Deutsche Welle, Melinda Crane-Rohrs, kehadiran Puan secara fisik akan di dampingi Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP), Sihar Sitorus.
“Pertemuan ini diadakan setiap 5 tahun sekali. Jika hanya diwakilkan IPU, tidak menjamin akan mendapat hak bicara,” tegas Indra.
Kegiatan yang diselenggarakan di Gedung Parlemen Austria, akan mengangkat isu besar terkait multilateralisme untuk perdamaian dan pembangunan berkelanjutan.
Isu mmultilateralisme diambil lantaran menurut IPU tantangan global yang saat ini terjadi hanya akan bisa ditangani melalui kolaborasi, koordinasi dan respons bersama seluruh negara di dunia.
“Pertemuan ini merupakan forum yang tepat untuk menjalin networking di antara ketua parlemen,” imbuhnya.
Di akhir konferensi, para ketua parlemen se-dunia akan menyepakati suatu deklarasi tentang peran parlemen dalam menjalankan multilateralisme yang efektif. (b2n/foto: ist)