BANJARBARU, banuapost.co.id– Membantu percepatan vaksinasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional IX Kalimantan bersama Self-Regulatory Organiation (SRO) yang terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Kalsel, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia, gelar vaksinasi.
Menyasar mahasiswa Univertas Lambung Mangkurat (ULM) di Banjarbaru dan Institut Agama Islam (IAI) Darussalam Martapura juga masyarakat umum, vaksinasi digelar di Auditorium Kampus ULM II, Kamis (7/10).
Menurut Kepala BEI Kantor Perwakilan Kalsel, Yuniar, giat vaksin ini merupakan rangkaian HUT Ke-44 CSR Pasar Modal Indonesia, juga sebagai bentuk dukungan dari sektor Industri Jasa Keuangan dalam mempercepat proses vaksinasi.
“Kegiatan hari ini merupakan dukungan kami untuk pemerintah. Sebelumnya, diakhir September lalu, kami juga melakukan giat yang sama di Banjarmasin,” ujarnya.
Yuniar menjelaskan, target dalam giat kali ini, menyasar kurang lebih 1.000 orang dengan pemberian vaksin jenis Sinovac.
Sementara, Kepala OJK Reg IX Kalimantan, Riza Aulia Ibrahim mengatakan, sejauh ini OJK telah melakukan vaksin kepada lebih dari 24.000 orang.
“Dosis pertama kita sudah sasar 24 ribuan orang, sedangkan dosis kedua 5 ribuan orang. Itu untuk se Kalimantan Selatan,” ujar Riza
Riza menuturkan, turunnya industri jasa keuangan, dikarenakan Presiden Joko Widodo menginginkan semua instansi membantu mempercepat program vaksinasi di masyarakat.
“Saat ini OJK memang tidak bisa sendiri. Pelaksanaan vaksin ini kita berkoordinasi dengan BI serta Industri Jasa Keuangan, termasuk perbankan, bursa, pasar modal dan lainnya,” ucapnya
Sedang vaksin yang diberikan, merupakan stok dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel. Sehingga akan terus berkoordinasi dengan dinas tersebut untuk melihat daerah-daerah yang belum tercapai targetnya.
“Kita sebisa mungkin membantu pemerintah untuk terus mempercepat vaksinasi, menyambut new normal,” tandas Riza. (oie/foto: ist)