JAKARTA, banuapost.co.id– Tercatat 623 kasus baru yang didapat dari hasil pemeriksaan 214.745 spesimen corona sepanjang Ahad (24/10). Dengan tambahan itu, Covid-19 totalnya jadi 4.240.019 kasus. 14.360 orang di antaranya masih dirawat.
Sementara yang sembuh, sebagaimana dilansir dari laman covid19.go.id, di hari yang sama ini ada 1.037 pasien. Sehingga totalnya sejak pandemi awal Maret tahun lalu menjadi 4.082.454 orang.
Sedang yang meninggal dunia, dilaporkan ada 29 orang. Sehingga kumulasinya jadi 143.205 kasus. Untuk suspek, pemerintah masih memantau terhadap 5.104 orang tersebar di 510 kabupaten/kota di 34 provinsi.
Sebelumnya, Sabtu (23/10), tercatat total 4.239.396 kasus positif virus corona. Sembuh sebanyak 4.081.417 orang, dan yang meninggal 143.176 kasus.
Berikut sebaran 623 kasus baru yang dilaporkan 30 provinsi (Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara dan Papua Barat nihil), DKI Jakarta: 131, Jawa Barat: 77, Jawa Tengah: 57, Jawa Timur: 54, Kalimantan Barat: 50 kasus.
Kemudian, DI Yogyakarta: 25, Kalimantan Timur: 23, Bali: 21, Sumatera Utara: 19, Banten: 18, Kalimantan Utara: 18, Sulawesi Selatan: 18, Riau: 12, Bangka Belitung: 12, Kalimantan Tengah: 11, Aceh: 10, Sumatera Barat: 9, Nusa Tenggara Timur: 9, Sulawesi Tengah: 9 kasus.
Disusul, Sulawesi Utara: 8, Sumatera Selatan: 7, Kalimantan Selatan: 6, Nusa Tenggara Barat: 5, Jambi: 4, Gorontalo: 3, Papua: 3, Bengkulu, Lampung, Kepulauan Riau, Sulawesi Barat masing-masing: 1 kasus.

Masih jatuhnya korban akibat terpapar virus corona, pemerintah mengimbau agar selalu menerapkan 3M dalam ke seharian. Yakni Menjaga jarak dan hindari kerumunan. Karena di antara kita bisa jadi ada yang terinfeksi Covid-19, namun merupakan orang yang tidak menunjukkan gejala
Mencuci tangan pakai sabun dengan rutin, terutama sesudah menyentuh permukaan benda dan sebelum menyentuh bagian mata, hidung dan mulut. Sabun dapat membunuh virus penyebab Covid-19.
Selain 3M, dukung juga upaya pemerintah untuk melakukan 3T (testing, tracing, treatment), serta siap divaksinasi.
Keikutsertaan dengan imbauan ini, setidaknya Anda berandil ikut menekan laju penyebaran virus mematikan tersebut. Ini mengingat korban yang terpapar, tak memandang status maupun usia. Termasuk tokoh agama dan ahli di bidang medis pun, sampai meninggal dunia. (yb/ilust: ist)