PELAIHARI, banuapost.co.id– Seekor lumba-lumba yang terdampar di Pantai Batakan Baru, Desa Batakan, Kabupaten Tanah Laut, berhasil dikembalikan ke laut oleh pengelola pantai. Diduga mamalia laut itu keasyikan mengejar udang yang banyak di kawasan Pantai Batakan.
Mamalia laun yang cerdas dengan nama latin, stenella attenuata itu, terdampar pada Sabtu (5/2). Meski pengelola pantai dan warga mencoba mengembalikannya ke tengah, namun lumba-lumba itu kembali lagi ke pantai.
Hasanul, pengelola Pantai Batakan Baru, kemudian mencoba membawa lumba-lumba itu dengan speed boat ke bagian air yang jauh lebih bersih dari pada di pantai dan melepasnya.
Hasanul mengaku mendapat informasi ada lumba-lumba yang terdampar di kawasan obyek wisata pantai yang dikelolanya sekitar pukul 08:00 Wita. Kemudian ia bersama warga mendorong menjauhkanya dari bibir pantai.
Namun beberapa saat kemudian, lumba-lumba itu masih kembali ke pinggir. Dibantu dua rekannya, Hasanul kemudian membawanya dengan speed boat ke tengah laut.
“Saat dilepas di tengah laut, lumba-lumba itu jauh lebih lincah dari pada saat ditemukan di tepi pantai,” ujar Hasanul yang diminta penjelasannya, Ahad (6/2).
Menurut Hasanul, lumba-lumba diduga keasyikan memburu udang kecil yang banyak terdapat di sepanjang pantai Desa Batakan. Namun tidak menyadari air di Pantai Batakan bercampur lumpur pekat, sehingga mengganggu pandangan lumba-lumba tersebut.
“Mungkin keasyikan memburu anak udang sampai ke pantai,” tandas Hasanul yang mengaku senang melihat lumba-lumba itu berenang dengan gesit di laut yang bersih airnya. (zkl/foto: ist)