PELAIHARI, banuapost.co.id– Pemkab Tanah Laut (Tala) terus berupaya melakukan penurunan angka stunting dari tahun ke tahun dengan memberikan dukungan kepada semua sektor.
Hal tersebut disampaikan Bupati Tala yang diwakili Asisten Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Setda) Tala, Akhmad Hairin, usai mengikuti kegiatan Apel Siaga Tim Pendamping Keluarga (TPK) Bergerak Tingkat Nasional melalui Zoom Meeting di Gedung Sarantang Saruntung Pelaihari Kamis (12/5).
“Pemerintah daerah terus memberikan dukungan kepada semua sektor yang tergabung dalam tim, dalam upaya mencegah dan memberantas stunting di Kabupaten Tala. Penanganan stunting ini merupakan tugas bersama agar setiap tahun mengalami penurunan,” kata Hairin.
Sebelumnya, menurut Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Tala, Nor Hidayat, hasil Pendataan Keluarga 2021 (PK21) terdapat 52.000 keluarga di Kabupaten Tala yang berisiko melahirkan anak dengan kondisi stunting.
“Dari hasil PK21 ini akan kita lakukan verifikasi dan validasi data terkait risiko lahirnya anak stunting pada keluarga. Ini sebagai dasar upaya percepatan menurunkan angka stunting di Kabupaten Tala,” jelasnya.
Verifikasi dan validasi data terhadap keluarga dengan risiko stunting dilakukan Tim Pendamping Keluarga (TPK) Kabupaten Tala.
Pada kesempatan ini, diserahkan secara simbolis form verifikasi dan validasi data oleh Asisten Bidang Ekobangkesra Setda Tala kepada salah satu anggota TPK Kabupaten setempat.
Ini menandai dimulainya tahapan verifikasi dan validasi terhadap keluarga berisiko stunting sampai dengan 30 Juni 2022.
Turut hadir, Camat Pelaihari, Camat Bajuin, Camat Takisung dan Anggota TPK Kabupaten Tala. (ril/foto: diskominfo)