PELAIHARI, banuapost.co.id– Tanah Laut isi Hari Lingkungan Hidup Sedunia (HLHS) atau World Enviroment Day 2022 dengan kegiatan bersih-bersih dan penanaman pohon. Salah satunya sungai di Kecamatan Pelaihari, Sabtu (4/6).
Aksi bersih-bersih yang dimotori Masyarakat Penjaga Alam (MPAI) Masyarakat Sadar Lingkungan (My Darling) Kalsel, diikuti unsur pemerintahan, komunitas dan pelajar.
Dipilihnya sungai di kawasan Jalan Berkat, karena bagian permukaannya banyak ditumbuhi putri malu dan eceng gondok sehingga membuat arus air tidak berjalan lancar.
Dalam kegiatan ini Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKP-LH) Tala mengerahkan dua unit truk untuk mengangkut semak dari permukaan sungai maupun semak dan sampah di sekitar jembatan.
Kegiatan ini, menurut Ketua DPD MPAI My Darling Kalsel, M Khaidir, melibatkan berbagai pihak. Seperti DPRKP-LH, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan, Polres, Kodim 1009 Tala, Perguruan Pencak Silat Kera Sakti dan PSHT, komunitas otomotif dan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan serta pelajar dari beberapa sekolah di Pelaihari.
Sementara, Kepala DPRKP-LH, Ismail Fahmi mengatakan, dalam rangkaian peringatan HLHS 2022 ini DPRKP-LH mengadakan serangkaian kegiatan mulai bersih-bersih sungai, bersih-bersih pantai dan penanaman pohon.
“Untuk di dalam Kota Pelaihari, kami mendukung kegiatan bersih-bersih sungai yang digelar MPAI My Darling Kalsel,” ujarnya di sela-sela kegiatan bersih-bersih.
Selain di Pelaihari, menurut Ismail Fahmi, ada juga kegiatan bersih bersih pantai di Kecamatan Kintap. Sebelumnya, DPRKP-LH sudah membagikan bibit pohon peneduh kepada SKPD.
“Kami sebelumnya sudah menyerahkan pohon ke SKPD dengan harapan pohon tersebut ditanam di lingkungan SKPD masing-masing,” katanya.
DPRKP-LH, sambung Ismail. masih akan ada acara penanaman pohon dalam rangkaian HLHS di Tala ini, yakni penanman pohon di Desa Sungai Bakar, Kecamatan Bajuin. Namun jadwalnya masih belum ditentukan. (zkl/foto: ist)