JAKARTA, banuapost.co.id– Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), mengajukan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Asia 2023 ke Konfederasi Sepakbola Asia (AFC), menyusul mundurnya China akibat pandemi Covid-19.
Sebelumnya, AFC telah memberikan batas waktu pendaftaran hingga 30 Juni 2022 bagi negara yang ingin mengajukan diri sebagai tuan rumah. Namun AFC memperpanjang tengah waktu pendaftaran tim tuan rumah hingga 5 Juli 2022 mendatang.
Sejauh ini, sudah ada empat negara yang mengajukan diri menjadi tuan rumah. Negara-negara itu, Australia, Jepang, Korea Selatan dan Qatar.
Jepang dan Korea Selatan pernah menjadi tuan rumah Piala Dunia 2002. Demikian juga dengan Korea Selatan dan Australia, memiliki infrastruktur stadion yang bagus.
Apalagi Qatar yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022. Tak hanya punya stadion yang bagus, mereka juga sangat siap menyambut peserta Piala Dunia.
Di sisi lain, jika benar Indonesia jadi tuan rumah Piala Asia 2023, praktis itu akan berpengaruh terhadap drawing Timnas Indonesia.
Sekadar diketahui, Pot drawing Timnas Indonesia bisa saja berubah dan masuk ke Pot 1. Sebab di Pot 1 drawing berisikan tim tuan rumah dan tim dengan peringkat FIFA lima teratas level Asia.
Soal mengajukan diri Indonesia sebagai tuan rumah, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, melalui laman resmi PSSI, Selasa (28/6), membenarkan.
Bahkan pria yang akrab disapa Iwan Bule itu, mengucapkan terima kasih kepada Menpora, Zainudin Amali karena sudah memberikan dukungan Indonesia sebagai tuan rumah ajang tersebut.
“Setelah PSSI berkoordinasi dengan pemerintah dalam hal ini kemenpora, akhirnya PSSI resmi mengajukan diri untuk menjadi tuan rumah Piala Asia 2023. PSSI pun mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dalam hal ini Menpora Zainudin Amali yang telah mendukung rencana,” kata Pati Polri bintang dua itu. (yb/foto: dok)