BANJARMASIN, banuapost.co.id– Kampung Ketupat, demikian orang menyebutnya, adalah perkampungan kecil di tepi Sungai Baru di jantung kota Banjarmasin. Konon kampung ini juga merupakan pemasok ketupat utama untuk seluruh Banjarmasin. Ketupat merupakan komponen penting bagi Soto Banjar dan Lontong Sayur, dua kuliner kardinal Kalimantan Selatan. Karena itu, kampung ini punya tempat spesial bagi perjalanan sejarah Kota Banjarmasin.
Keberadaan kampung kecil ini tidak terlepas dari nama Hajah Banjarmas. Konon sang ibu adalah pedagang ketupat pertama di kampung ini. Sukses yang diraihnya membuat perkampungan ini dijamuri kedai-kedai lain yang menjual komoditas sejenis.
Yakin bakal menjadi magnet baru perekonomian, Pemerintah Kota Banjarmasin membangun kampung ini dengan gelontoran dana tak sedikit. Selain untuk penataan kawasan kumuh, juga pemulihan ekonomi.
“Kita sengaja mengambil lokasi Kampung Ketupat, sekalian meninjau persiapan penyelesaian penataan kawasan kampung ketupat yang dulunya sama-sama kita tau kondisinya seperti apa,” ucap Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina dalam jumpa per yang turut dihadiri Wakil Wali Kota, H Arifin Noor, Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman dan sejumlah Kepala SKPD terkait serta sejumlah wartawan, Jumat (23/9) lalu.
Dalam ketrangannya dijelaskan, kawasan kampung Ketupat ini ada 8 Visi-Misi Banjarmasin Baiman yang bisa diwujudkan, karena ini termasuk janji kampanye dan program prioritas.
Kawasan tersebut, nantinya akan dikembangkan sebagai smartcity dan teknologi digital untuk layanan publik ketika bertransaksi.
“Untuk kawasan ini juga akan dilaksanakan E-parking, E-kasir, dan lainnya yang mendukung gerakan Nasional transaksi non tunai, kemudian juga akan dipasang CCTV beberapa lokasi dan juga ada CCTV mengadopsi kecerdasan buatan dimana menghitung pengunjung dengan CCTV saja,” pungkasnya.
Manajemen pengelolaan Kampung Ketupat yang bakal menjadi ikon wisata baru bagi masyarakat, rupanya tak disia-siakan Java Adv Yogya yang dikelola Ari Prabowo Popo untuk disewa.
Popo, sapaan akrab Ari Wibowo Popo, yang mengerti betul akan dunia intertaimen menyiapkan berbagai program untuk menarik animo masyarakat berkunjung ke kampung ketupat. selain bakal ada wahana permainan, juga bakal menyanjikan kuliner Nusantara.
Bahkan di Kampung Ketupat ini, Popo menyediakan panggung terbuka dengan setiap harinya diisi berbagai kegiatan seni budaya khas Kalsel.
Sedangkan khusus malam Jumat, dilaksanakan kegiatan religi. Selain itu sebulan sekali, akan dihadirkan artis-artis ibukota.
Keberanian Java Adv Yogya sebagai pihak swasta menyewa pengelolaan manajemen Kampung Ketupat ini dengan menjadikannya sebagai wahana pemainan dan berkesenian sangat diapresiasi Sesdako Banjarmasin, Ikhsan Budiman. (b2n/yb/ foto: ist)