PELAIHARI, Banuapost.co.id- aktivitas Pantai Batakan Baru, Kecamatan Panyipatan. terutama banana boats, dilonggarkan meski adanya kemunculan buaya yang hingga sekarang ini keberadaannya masih dalam perburuan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalsel.
Kelonggaran operasional , salah satu alat pariwisata itu disampaikan Pejabat Bupati Tanah Laut (Tala), H Syamsir Rahman, kepada pengelolanya dan penyewaan pelampungm saat meninjau Pantai batakan Baru, Sabtu (1/4).
Namun demikian, Pj Bupati tetap mengingatkan kepada pengelola untuk tidak menjatuhkan pengguna jasa banana boats di tengah atau jauh dari pantai. Begitupun dengan para penyewaan pelampung diminta untuk mengawasi pengunjung yang menyewa.
Kelonggaran ini diberikan Pj Bupati setelah berdiskusi dengan Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalsel dan petugas gabungan. Tetapi tetap dengan imbauan kepada pengunjung dan penyewaan wahana bermain di air.
Sejak menyerang nelayan di Sungai Batakan, Kamis (29/3) lalu, predator berdarah dingin tersebut sempat muncul dua hari setelah kejadian. Namun sejak itu tidak pernah terlihat lagi. Bahkan pancing dan Jebak yang dipasang BKSDA tidak membuahkan hasil.
Pj Bupati tak menmpik sebelum Lebaran Idul Fitri sempat mengeluarkan imbauan agar pengunjung obyek wisata Pantai Batakan Baru tidak berenang di pantai, termasuk meminta pengelola banana boats untuk tidak beroperasi.
“Kemarin kita sempat memberikan larangan pengunjung untuk berenang di pantai,” kata Syamsir Rahman.
Menurut Pj Bupat, mengizinkan pengunjung berenang, pengelola banana boats boleh beroperasi termasuk penyewaan pelampung, namun sipatnya terbatas. Pengunjung boleh berenang tapi tidak jauh dari pantai, sedangkan banana boats diminta tidak menjatuhkan penumpangnya jauh dari pantai.
“Mereka kita beri kelonggaran, hanya saja sipatnya terbatas dan tetap diawasi oleh tim gabungan,” terang Pj Bupati.
Pj Bupati juga mengingatkan kepada pengelola Pantai Batakan Baru dan pengunjung untuk tidak bermain air atau berenang di malam hari.
Sementara itu petugas Polhut BKSDA Kalsel masih berupaya mencari keberadaan buaya yang sempat menerkam warga di Sungai Batakan pada Kamis (29/03) lalu.
Menurut pelaksana tugas (Plt) Kepala BKSDA Kalsel Suwandi, upaya mengevakuasi buaya tersebut masih dilakukan di kawasan Sungai Batakan, rencananya Minggu besok perangkap yang dipasang akan di geser agak ke dalam sungai.
“Kami akan mencoba memindah perangkap agak ke dalam dari muara sungai,” kata Suwandi saat di konfirmasi Sabtu (13/04).
Kedatangan Pj Bupati selain didampingi Kepala BKSDA Kalsel Suwandi, juga didampingi Plt Kepala Dinas Pariwisata M Syahid, Kapolsek Panyipatan, Anggota Pos Ramil Panyipatan, Pos Lanal Batakan dan Camat Panyipatan. (Zkl/foto: zkl)