BANJARBARU, banuapost.co.id– Puluhan warik walanda alias bakantan asal Kebun Binatang Surabaya (KBS) akan dilepasliarkan di Pulau Bekantan, kawasan Waduk Riam Kanan.
Kepastian akan direlokasinya hewan yang memiliki nama
ilmiah, nasalis larvatus, disampaikan Kadishut Kalsel, Hanif Faisol Nurrofiq,
ke awak media, Jumat (8/1).
Saat ini, menurut Hanif, ada 53 ekor bekantan yang
menghuni lahan seluas 1 hektare di KBS. Kondisi demikian tidak tepat karena
lahan seluas itu sangat tidak cukup.
“Karena itu kita akan merelokasinya. Ada 20 ekor bekantan
yang akan direlokasi. Selanjutnya kita akan terus membuat permohonan, agar bisa
ditambah. Karena idealnya, lahan 1 hektare hanya dihuni 4 ekor bekantan,” jelas
Hanif.
Selain merelokasi bekantan di KBS, lanjut Hanif, juga
akan direlokasi bekantan yang ada di kawasan permukiman warga atau di luar
kawasan hutan, seperti di Batola sebanyak 20 ekor dan di Kotabaru 15 ekor.
“Relokasi bekantan menjadi konsen kita saat ini. Kita
akan memberikan tempat yang layak, karena bekantan adalah maskot hewan asal Kalsel,”
tegasnya.
Pulau Bekantan itu sendiri, sambung Hanif, selain letaknya
sangat strategis, juga luasnya 24 hektare di tengah-tengah Waduk Riam Kanan.
Untuk sarana, diakui Hanif, sudah dibangun dan telah disurvei para ahli. Hasilnya, kawasan ini bisa digunakan untuk bekantan. Bahkan bisa menampung hingga seratus ekor. (syh/vsp/rny/foto: ist)
