TANJUNG, banuapost.co.id – Kegiatan pra Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) meski di satu sisi masih mengerjakan perbaikan jembatan, namun di sisi lain juga membedah rumah salah satu warga Desa Hayup.
Program bedah rumah ini menjadi salah satu sasaran
pengerjaan pra TMMD ke-104 2019 tahap awal, yaitu program rehab rumah
tidak layak huni (RTLH).
Warga yang rumahnya di bedah milik Slamet Giarso, wrga Desa
Hayup RT.02, ukuran 4×6 dengan kondisi sangat memperihatinkan.
Menurut Pasiter Kapten Inf Fendry Riyanto,
pelaksanaan bedah rumah warga ini diperkirakan akan berlangsung selama seminggu.
“Keluarga Pak Slamet memang layak untuk menerima
bantuan bedah rumah ini,” ujarnya.
Kondisi ekonomi keluarga Pak Selamat, sambung Fendry, memang sangat memprihatinkan. Bekerja
serabutan hanya bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari bersama istrinya.
Selain rumah Pak Slamet, masih ada dua orang warga yang
akan menjadi sasaran program rehan RTLH pada pra TMMD ke-104 ini.
“Dua orang lainnya yang rumahnya juga direhab, milik Rohani dan Ngademi,” jelasnya. (her/foto: herry)
