PELAIHARI, Banuapost.co.id– Dalam rangka menekan angka kecelakaan lalulintas serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan di jalan raya, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tanah Laut (Tala) melaksanakan pemasangan 50 baliho keselamatan di berbagai titik strategis, Kamis (21/8).
Pemasangan tersebut difokuskan pada titik blackspot dan 5 titik rawan laka yang selama ini tercatat sering terjadi kecelakaan lalulintas di wilayah hukum Polres Tanah Laut.
Kasat Lantas mengatakan, keselamatan berlalulintas merupakan tanggung jawab bersama, baik aparat kepolisian maupun masyarakat sebagai pengguna jalan.
“Polisi hadir memberikan edukasi dan pengawasan, namun kesadaran masyarakat menjadi faktor utama. Jadikan keselamatan sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban,” tegasnya.
Kasat Lantas Polres Tala, Iptu Adhitya Rizki Ridhotomo, menjelaskan, kegiatan pemasangan baliho keselamatan ini merupakan salah satu program preventif dalam rangka mengurangi potensi terjadinya kecelakaan. Menurutnya, titik blackspot dan rawan laka merupakan lokasi yang memiliki tingkat kerawanan tinggi sehingga perlu adanya tanda visual sebagai peringatan dan pengingat kepada pengguna jalan.
“Dengan adanya baliho keselamatan ini, masyarakat diharapkan lebih berhati-hati saat melintasi jalur yang rawan. Kami menyampaikan pesan-pesan sederhana namun tegas, seperti pentingnya menggunakan helm, mengutamakan keselamatan daripada kecepatan, serta larangan menggunakan ponsel saat berkendara. Semua ini untuk membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat,” ungkap Kasat Lantas.
Baliho keselamatan yang dipasang berisikan berbagai pesan edukatif, mulai dari himbauan untuk mengutamakan keselamatan diri dan orang lain, peringatan untuk tidak melawan arus, menjaga jarak aman antar kendaraan, hingga ajakan agar selalu mematuhi rambu lalu lintas. Desain baliho dibuat dengan ukuran besar, warna mencolok, serta bahasa yang mudah dipahami agar dapat langsung menarik perhatian para pengendara.
Sementara itu berdasarkan data yang pernah dirilis Satlantas Polres Tala, angka kecelakaan lalu lintas di Tala cukup tinggi, sebagian besar terjadi di ruas jalan Trans-Kalimantan yang panjangnya mencapai 200 Km melintasi Kabupaten Tala.
Berdasarkan data Tahun 2022, sepanjang Januari sampai November 2022 terjadi 89 kasus laka lantas dengan 52 meninggal, 1 luka berat dan 94 luka ringan.
Tahun 2023 dalam kurun waktu yang sama, Satlantas Polres Tala mencatat ada 88 kasus laka lantas dengan 54 orang meninggal, 12 orang luka berat dan 70 orang luka ringan.
Sedang untuk 2024 jumlah kasus kecelakaan lalulintas meski mengalami penurunan, jumlahnya masih tembus 84 kasus dengan korban meninggal 50 orang, luka berat 13 orang dan luka ringan 63 orang.
Selain pemasangan baliho, Satlantas Polres Tanah Laut juga terus melakukan kegiatan lain dalam rangka Harkamtibcarlantas (Pemeliharaan Keamanan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalulintas). Antara lain berupa patroli rutin, sosialisasi dialogis kepada masyarakat, edukasi ke sekolah-sekolah, serta operasi keselamatan yang dilaksanakan secara berkala. (zkl/foto: zul)