BANJARMASIN– Kandidat juara dalam Turnamen Futsal antar Desk 2018, Tim Polda Kalsel dan PT Adaro Indonesia akan ‘bentrok’ di partai final, berebut yang terbaik dalam kejuaraan yang digagas PWI Kalsel berkerjasama dengan perusahaan tambang tersebut di Lapangan Futsal Suria, Sabtu (29/12).
Di delapan besar, Tim Polda Kalsel menyingkirkan Dewan Kota dengan skor cukup mencolok 5 – 0. Sedang Tim Futsal PT Adaro yang sebagian besar pemainnya diperkuat pesepakbola asal Tabalong, mencukur Tim KONI Kalsel, 6 – 2.
Sementara dua tim lainnya, Polresta Banjarmasin menang WO atas Pemkab Banjar. Sedang Tim Pemprov Kalsel, dihentikan Tim Pemko Banjarmasin, 1 – 3.
Polresta Banjarmasin yang lolos ke semifnal tanpa bertanding karena Tim Pmkab Banjar terlambat datang di arena, laju mereka menuju semifinal dihentikan Tim Futsal PT Adaro dengan skor yang cukup menyakitkan 1 – 7.
Tim Polresta yang diperkuat Ketua PWI Kalsel, Zaenal Helmie, nyaris tak berdaya menghadapi Tim Futsal Adaro, setelah salah satu pemain andalannya, Burhani Yunus, kembali ke Sang Khaliq.
Begitupun dengan Tim Pemko Banjarmasin yang sempat menundukan Tim Pemprov Kalsel, juga kandas menuju babak semifinal setelah dibekuk Polda Kalsel 1 – 8.
Bertemunya kembali dua kandidat juara ini, Tim Polda Kalsel dan PT Adaro, mengulang final 2017. Di final 2017, PT Adaro tampil sebagai juara. Untuk perebutan 1 dan 2, 3 serta 4 dihelat Minggu (30/12) sekitar pukul 10:00 Wita
Sebelum digelarnya delapan besar ini, tim-tim yang berlaga selain diharuskan memakai pita hitam juga melakukan hening cipta untuk mengenang Burhani Yunus, atlet Tim Futsal PWI Kalsel yang meninggal dunia, Sabtu (22/12).
Hening cipta langsung dipimpin Ketua PWI Kalsel, Zaenal Helmie, didampingi putra almarhum Burhani ‘Abuk’ Yunus, Ryant, salah satu atlet futsal nasional yang bermain di salah satu klub di Pontianak, Kalbar. (yb/foto: syarif)