BANJARBARU, banuapost.co.id–
Teknik pukulan dan tendangan, diperagakan H Sahbirin Noor saat melatih para
ASN di lingkungan Dinas Kehutanan Kalsel, Kamis (21/3) pagi.
Tak.hanya itu, pria penyandang sabuk hitam olahraga karate
itu, juga melatih teknik menghadapi lawan
dengan tangan kosong. Sementara lawan, menggunakan senjata tajam.
Sedikitnya 200 ASN Dinhut yang sebagian betprofesi
sebagai polisi kehutanan, tekun mempelajari ilmu.bela diri dari sang pelatih
dadakan ini.
“Konsentrasi dan fokus dengan gerakan lawan, kunci
dari ilmu bela diri..Lengah sedikit, Anda akan terpukul atau kena serangan,
baliik,” ujar Paman Birin
mengingatkan.
Bagi Ketua Umim FORKI Kalsel ini , ilmu bela diri karate
adalah latihan rutinitasnya. Terlebih saat aktif di organisasi kemahasiswaan
dan pemuda.
Menurut Paman Birin, ilmu.bela diri adalah sebuah seni
dan keterampilan. Di olahraga ini banyak memberikan edukasi.
“Disiplin, sabar dan konsentrasi, kunci utama yang harus
dimiliki.para karate,” jelasnya.
Di tempat yang sama, Kadishut Hanif Faisal Nurofiq, juga
turut memberikan motivasi dengan ikut berlatih hingga selesai. (bdm/foto: hum)
