BANJARMASIN, banuapost.co.id–
Sebanyak Rp 13 miliar digelontorkan Pemprov Kalsel untuk perbaikan Stadion 17
Mei Banjarmasin.
Karena perbaikan menggunakan dana APBD, maka harus
mengikuti aturan yang berlaku dan sesuai tahapan.
“Jadi tidak benar Pemprov Kalsel lamban dalam perbaikan
Stadion 17 Mei Banjarmasin ini,” ujar Kadispora Kalsel, Hermansyah, kepada
sejumlah wartawan saat meninjau stadion di Jl Zafri Zam-Zam, Jumat (22/3) siang.
Menurut kadispora yang baru sepekan dilantik, perbaikan
masih terus berjalan. Saat ini sedang pengerjaan
Detail Engineering Design (DED) atau perencanaan detail bangunan sipil yang
nantinya digunakan sebagai pedoman dalam pelaksanaan pembangunan.
Pembuatan DED diperkirakan selesai dalam sebulan. Setelah
DED rampung, dilanjutkan dengan lelang
pelaksana pengerjaan perbaikan yang diperkirakan selesai pada Mei 2019 nanti.
“Sehingga Juni 2019 nanti, dijadwalkan pengerjannya sudah
bisa dilakukan,” jelas Hermansyah.
Untuk anggarannya, tahun ini dialokasikan dana sebesar Rp
13 miliar. Dari jumlah itu, sebesar Rp 3 miiar digunakan untuk pengadaan
genset. Besarnya dana untuk pengadaan genset, karena keperluan listrik stadion juga cukup
besar.
Sedang Rp 10 miliar lagi, digunakan untuk perbaikan fisik
yang bisa dilakukan atau menjadi prioritas di tahun ini.
“Kalau DED-nya sudah selesai dikerjakan, nantinya kita
bisa tahu, perbaikan fisik mana yang harus didahulukan. Misalnya untuk
perbaikan tribun yang harus ditinggikan,” katanya.
Perbaikan Stadion 17 Mei ini, sambung Hermansyah, dilakukan
secara bertahap atau multi year. Anggaran Rp 13 miliar yang sudah disediakan, hanya
untuk perbaikan tahun ini.
“Untuk tahun depan, nanti akan dilihat lagi berapa
keperluan untuk perbaikan secara keseluruhan,” pungkasnya. (emy/foto: ist)
