MAKASSAR, banuapost.co.id–
Terapkan ruang layak anak di sekolah, kantor pemerintahan, perpustakaan hingga puskesmas,
Tanah Laut diganjar penghargaan Kategori Pratama dari Kementerian Pemberdayaan
Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).
Penghargaan diserahkan langsung Menteri PPPA, Yohana
Susana Yembise kepada Bupati Tala, H
Sukamta di Four Points, Rappocini Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (23/7)
malam.
Menurut Yohana, penghargaan yang diberikan tidaklah mudah,
karena butuh komitmen dari pemerintah kabupaten/kota.
“Penghargaan KLA menilai sejauh mana komitmen pemkab
maupun pemkot terhadap anak, terkhusus perlindungan dan pemenuhan hak dan
tumbuh kembang anak,” tandasnya.
KLA sendirti, lanjut menteri, buah kerjasama dari SKPD di
pemkab yang menjabarkan urusan anak dan perempuan sebagai urusan wajib
pemerintahan daerah.
Tahun ini, menurut Yohana, ada peningkatan daripada tahun
lalu. Dimana pada 2018 sebanyak 177 kabupaten/kota yang menerima penghargaan.
“Tahun ini ada 247 kabupaten kota mendapat penghargaan. Terjadi
peningkatan 40 persen lebih,” jelas Menteri Yohana.
Selain penghargaan kabupaten/kota, sambung Ibu Menteri, Kementrian PPPA juga memberikan penghargaan
tingkat propinsi, kategori Propinsi Pelopor Layak anak.
Sementara Bupati Tala, H Sukamta, penghargaan merupakan
kehormatan bagi Pemkab Tala, sekaligus bentuk komitmen dalam menumbuhkembangkan
anak,
“Ruang layak anak agar hak-hak anak terpenuhi. Sebab itu bagian
dari mempersiapakan generasi yang baik bagi lungkungan, juga bangsa dan
negara,” ujar Sukamta.
Menurut bupati, penghargaan ini merupakan kali keduanya bagi
Kabupaten Tanah Laut dalam kategori pratama. Ke depan semoga dapat penghargaan
kategori madya.
“Kita akan terus berbenah mempersiapkan dan memperbaiki
fasilitas ruang-ruang ramah anak. Begitu juga disetiap SKPD, harus mencerminkan
kebutuhan anak itu sendiri,” katanya.
Seperti diketahui, kabupaten/kota layak anak merupakan kabupaten/kota
yang mempunyai sistem pembangunan berbasis hak anak, melalui pengintegrasian
komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha.
Di acara ini juga turut hadir Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A)Tala, Ir Wiyanto, dan Kepala Bappeda, Adres Evony. (zkl/foto: ist)
