MARABAHAN, banuapost.co.id–
Hanya dalam kurun 2 minggu, 13 hingga 27 Oktober, Operasi Antik Intan 2019 Polres
Barito Kuala menyita 8 gram sabu dan 280 Zenith. Barang haram ini berasal dari 14 tersangka.
“Memprihatinkannya lagi, para tersangka kasus narkoba ini
tergolong masih usia produktif,” ujar Kapolres
Batola, AKBP Bagus Suseno, kepada awak media, Senin (28/10).
Menurut kapolres yang dalam jumpa awak media didampingi Kabag Ops, Kompol Iwan Gazi, dan
Kasatresnarkoba, AKP Rihold Sihotang, operasi Antik Intan 2019 melibatkan
seluruh polsek dan satpolair dengan target penyalahgunaan narkoba.
“Selama 14 hari giat, kita berhasil mengungkap 11 kasus. 10 kasus di antaranya narkotika psikotropika
dan 1 kasus lagi sedian farmasi carnophen (pil zenith). Jumlah tersangkanya ada
14 orang, rata-rata pemakai dan sebagai kurir,” jelas AKBP Bagus.
Para tersangka, lanjut kapolres, Ahmad Maulana dan Ahmad Husairi dengan barang
buti 9 paket sabu berat kotor 2,24 gram (berat bersih 0,62 gram), M Rusli 1
paket sabu berat bersih 0,06 gram, Ahmad Rizal 2 paket sabu berar kotor 0,55
gram dan berat bersih 0,17 gram, Juanda 1 paket sabu berar kotor 0,40 (berat
bersih 0,35 gram), Adan dan Ilmi 2 paket sabu berar kotor 0,48 gram (berat
bersih 0,16).
Kemudian, Erlin
dan Yanto 1 paket sabu berat kotor 0,52 gram (berat bersih 0,34 gram), Paud
Hasan 2 paket sabu berat kotor 0,47 gram (berat bersih 0,11 gram), Muhammad
Noor 1 paket sabu berat kotor 0,40 gram (berat bersih 0,11 gram), Basriansyah 9
paket sabu berat kotor 1,99 gram (berat bersih 0,55 gram), Herry Pratama dan
Muhaidin 1 paket sabu berat kotor 0,22 gram (berat bersih 0,04 gram), serta Muhaidin
250 butir pil (zenith) warna putih.
AKBP Bagus berterima kasih kepada berbagai kompenen
masyarakat yang telah berusaha dalam turut membantu pengungkapan peredaran
narkotika dan psikotropika di wilayah Batola.
“Kami juga mengimbau apabila ada ada informasi yang
berkaitan dengan pengguna, kurir, maupun pengedar narkoba, silahkan menghubungi
polsek terdekat. Polisi siap melayani 1 x 24 jam,” imbuhnya.
Sementara Kasatresnarkoba AKP Rihold Sihotang
menambahkan, semua tersangka adalah pemain baru, belum pernah dihukum.
“TKP (saat penangkapan) paling banyak di wilayah
Berangas, Alalak. Selain itu ada juga di Anjir Pasar dan wilayah Kecamatan Kuripan,” jelas AKP Rihold.
(rd/foto: ist)
