MARTAPURA, banuapost.co.id–
Poin penuh diraih Laskar Antasari dalam laga kandang di Stadion Demang Lehman,
Martapura, melawan PSIS Semarang, Selasa (22/10) malam.
Kemenangan 2 – 0 atas tim besutan Bambang Nurdiansyah,
tak ditampik pelatih Barito Putera, Djajang Nurdjaman, kian menambah motivasi anak asuhnya untuk keluar
dari zona merah.
Dengan tambahan 3 angka berkat 2 gol bola mati itu, Barito
Putera saat ini mengumpulkan 26 point. Modal yang cukup berharga untuk keluar
dari zona degradasi.
“Saya sudah mengantisipasi dengan mencoba strategi
memanfaatkan bola-bola mati dalam latihan. Hasilnya bisa dilihat, gol tercipta dari
sepak pojok,” ujar Djajang.
Sedang Nazar Nurzaidin, tak menampik kemenangan yang
diraih menjadi penyemangat tambahan untuk menghadapi laga-laga selanjutnya.
Sementara bagi Bambang Nurdiansyah, meski anak asuhnya kalah,
sedikitpun tak ada kekecewaan.
Mantan ujung tombak timnas di era 80-an ini, sebaliknya
mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya walau gagal memenuhi target mencuri
poin di kandang Barito Putera.
“Saya puas dengan penampilan anak-anak, meski hasilnya
kecewa,” katanya.
Menurut Bambang, permainan PSIS Semarang justru lebih
bagus dari Barito Putra. Namun timnya tidak bisa mengantisipasi dua gol dari
tendangan mati, terutama sepak pojok. (imn/foto:
b2n)
