SAMPIT. banuapost.co.id– Pembangunan tahap tiga Desa
Sebambam, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan (MHS), Sampit, Kotim, menunggu cairnya
Dana Desa (DD).
Untuk tahap tiga diprioritaskan
pada penimbunan Jl Ugus Mat Usup sepanjang 550 meter dengan biaya Rp
265.238.187. Kemudian bantuan peralatan WC untuk warga yang kurang mampu
sebanyak 15 unit Rp 28.275.000.
“Kalau realisasi pekerjaan
tahap dua sudah dilaporkan ke kecamatan. Pekerjaan selanjutnya masih menunggu
proses transfer masuk rekening desa,” jelas Pj Kades Sebamban, Hanif Wira
Firzada, Jumat (4/10).
Sementara menurut
Sekdes Sebamban, Wahyudi, pekerjaan fisik yang menggunakan DD, pembangunan
siring, box culvert, gedung PAUD dan timbunan tanah urug untuk tahap satu dan
dua, terealisasi awal September lalu.
Pembangunan yang
dikerjakan dengan swakelola masyarakat desa setempat, tahap pertamanya dimulai April
lalu, meliputi pembuatan siring di Jl Ugus Mat Usup, dan pembangunan gedung
sekolah Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD).
Sedang tahan dua,
jelas Wahyudi, lanjutan pembangunan siring di RT 2 dan RT 4 Jl Ugus Mat Usup panjang 600
meter. Pembuatan box culvert, masing-masing muka gudang pertanian desa
dan depan SDN 4 Sebamban yang berada di poros jalan lintas Sampit – Seruyan.
Sekadar diketahui, APBDes 2019 Desa Sebamban total Rp
1.590.406.230. Diasup dari DD, Rp 835.646.000, Alokasi Dana Desa (ADD) Rp
568.874.000, Bagi Hasil Pajak Rp 29.623.000, retribusi daerah Rp 6.659.000, dan
dana Silpa 2018 Rp 149.604.230. (urd/foto:
ist)
