BANJARMASIN, banuapost.co.id– Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, memberikan apresiasi yang tinggi atas kinerja jajaran Ditresnarkoba Polda Kalsel.
Pasalnya, selain menggagalkan 22,7 kg peredaran benda
haram itu di Kalsel, juga membongkar jaringan intenasional kristal laknat tersebut,
Malaysia, Kaltara dan Kalsel.
Apresiasi dikemukakan Paman Birin, sapaan familiar Gubernur Kalsel itu, ketika ikut memblender untuk dimusnahkan barang cilaka tersebut di Lobi Mapolda Kalsel, Rabu (11/3) pagi.
Pemusnahan barang bukti narkoba hasil Operasi Antik Intan 2020 yang digelar selama dua pekan itu, dilakukan bareng-bareng. Selain Kapolda Kalsel, Irjen Pol Yazid Fanani, juga ikut Ketua DPRD H Supian HK, Kajati, MUI, Danrem 101/Antasari, Danlanal, Danlanud, Kepala BPOM Banjarmasin, Kepala Bea dan Cukai Kalbagsel, Kepala BNN dan Ketua PN Banjarmasin.
“Kami selaku pemerintah daerah, mengucapkan terima
kasih serta memberikan apresiasi kepada Ditresnarkoba Polda Kalsel atas
keberhasilan mengungkap jaringan peredaran narkoba di Banua,” ucap Paman
Birin.
Menurut gubernur, apa yang diungkap bukan barang yang
sedikit, mengingat dampaknya terhadap ribuan warga Banua bisa menjadi terpapar
apabila sampai beredar di masyarakat.
“Kinerja kepolisian ini, sama dengan menyelamatkan
kita semua. Sekali lagi, saya atas nama pemerintah daerah dan seluruh
masyarakat Kalsel, mengucapkan selamat dan terimakasih serta memberikan
penghargaan atas kesuksesan Polda Kalsel,” tandasnya.
Sementara Diresnarkoba Polda Kalsel, Kombes Pol Iwan Eka
Putra, di dampingi Kabid Humas Kombes Pol M Rifa’i, akan terus bergerak melacak
setiap pergerakan para sindikat narkoba di Bumi Lambung Mangkurat ini.
“Seperti yang disampaikan Pak Gubernur tadi, kita
harus menumpas habis dan membumihanguskan para sindikat-sindikat barang haram
tersebut sampai ke akarnya,” tegas Kombes Iwan Eka.
Karena itu, lanjut diresnarkoba, semoga hukuman yang
berat akan memberikan efek jera kepada para tersangka dan budak-budak benda haramnya.
(oie/yai/foto: sai)