Di tengah situasi bangsa yang sangat-sangat sulit, kau harus meninggalkan semua urusan pribadi. Bahkan sampai ibu kandungmu, yang sudah empat tahun menderita sakit, engkau rela tinggalkan.
Tidak ada satupun media yang memberitakannya. Sehingga kami
seluruh rakyat tidak tahu jika ibumu sementara dalam keadaan sakit. Kami hanya
tahu, ibumu telah tiada. Itulah kehebatanmu menaruh kepentingan bangsa dan
negara di atas segalanya.
Mungkin kamu tidak ingin konsentrasi bangsa ini terbagi. Membicarakan
ibumu yang sementara sakit, dan lebih fokus menangani virus korona yang tengah menimpa
seluruh rakyatmu. Kau diperhadapkan dengan situasi yang sangat amat sulit:
“Peristiwa duka cita”.
Kamu memikirkan nasib 200 jutaan lebih rakyat Indonesia.
akan keselamatan mereka. Akan makan minum mereka. . Namun disaat yang bersamaan,
ibu kandungmu pergi untuk selamanya.
Kau kehilangan orang yang melahirkanmu, membesarkanmu,
dan menyekolahkanmu. Tapi kau juga tidak ingin kehilangan rakyatmu. Kau sungguh
luar biasa. Jiwamu seperti terbuat dari baja sangat kokoh.
Mungkin saat ini
kau menangis. Tapi kau tidak ingin rakyatmu tahu jika kamu dalam duka
yang maha hebat. Kau berupaya
menyembunyikan itu semua dari rakyatmu. Kau tokoh Inspirasi, Ir Joko Widodo.
Bagi sebagian banyak orang, sosok Hj Sudjiatmi
Notomihardjo, tidak banyak dikenal. Karena itu kepergiannya kembali ke Sang Khaliq,
Rabu (25/3) sore di di RST Slamet Riyadi Surakarta, sangat mengejutkan. Sebab dari
rahimnyalah Presiden RI ke-7, Ir Joko Widodo, terlahir.
Saya terus terang kaget. Karena RS Tentara itu, termasuk RS
kelas lll. Sampai-sampai saya konfirmasi ulang dengan salah satu rekan di Kota
Solo, karena tidak yakin. Apakah betul??
Dijawab: “Betul bang. Beliau emang sangat sederhana.”
Betapa sederhananya keluarga penguasa negeri kepulauan ini.
Sampai-sampai ibundanya pun tidak ditempatkan di RS top atau super top di
Surakarta atau di manapun di dunia ini untuk berobat. Jokowi pasti mampu, dan
negara pun seyogianya bertanggung jawab, karena Ibunda RI 1.
Turut berduka cita yang se dalam-dalamnya kepada Presiden RI, Ir Joko Widodo. Semoga semua
salah dan dosa ibunda, diampuni Allah SWT serta keluarga yang ditinggal
mengikhlaskannya. Karena Allah sebagai pemilik kehidupan, dengan segala ke-Mahabesaranya
menjemput kembali kasih sayangNya yang telah diberikan.
Semoga Ibunda dimuliakan Allah SWT karena telah
mengandung dan melahirkan seorang putra terbaik bangsa yang menjadi Presiden RI…Aaminn.
(yb/isti/foto: ist)