PELAIHARI, banuapost.co.id– Memonitoring dan evaluasi status tanggap darurat Covid-19, Wakil Bupati Tala Abdi Rahman menggelar rapat koordinasi dengan Dinas Kesehatan, jajaran puskesmas serta RS swasta di Aula Dinkes setempat, kemarin.
Dalam rapat, Abdi menekankan terkait penyamaan persepsi
para petugas dari tingkat puskesmas hingga rumah sakit. Termasuk pelaksanaan
dan evaluasi suatu rujukan untuk memastikan seperti apa pasien yang layak
dirujuk dalam kasus Covid-19 ini.
Sementara dinas kesehatan diminta menindaklanjuti
permasalahan. Karena terkait rujukan disebabkan belum adanya penyamaan persepsi
dan cara kerja yang belum matang antara puskesmas dengan rumah sakit.
“Penyamaan persepsi sangatlah penting. Jangan sampai
tidak ada acuan yang jelas. Karena mengambil langkah masing-masing, sehingga
menimbulkan kegelisahan dan kepanikan nantinya,” ucap Wabup.
Oleh sebab itu, tim pencegahan yang dibentuk harus
dibekali dengan pengetahuan dan prosedur yang jelas. Apabila ada yang
terindikasi Covid-19, maka sebelum dilakukan rujukan agar dikomunikasikan
terlebih dahulu ke pihak rumah sakit supaya bisa mempersiapkan segala
sesuatunya.
Hadir dalam rapat, Kadinkes Hj Nina Sandra, Direktur RSUD
Hadji Boedjasin, dr Hj Isna Farida beserta para insan kesehatan. (zkl/foto: ist)