BANJARMASIN, banuapost.co.id– Was-was di tengah pageblug Covid-19, terlebih lagi dengan status zona merahnya Kota Banjarmasin, warga Komplek Bumi Wahyu Utama 9, Jl Tatah Pemangkih Laut, melakukan penyemprotan disinfektan secara mandiri.
Penyemprotan secara mandiri warga komplek, Jumat (10/4), bertujuan membantu pemerintah dalam memutuskan mata rantai penyebaran virus asal Provinsi Wuhan, Tiongkok, yang memartikan itu.
Kerja bareng yang dikoordir Oeji, bersama para relawan, disambut positif salah seorang warga yang juga ketua komplek.
“Alhamdulillah, ulun merasa senang sekali dengan adanya penyemprotan di tempat kami. Apalagi keberadaan virus korona ini tak bisa ditebak. Paling tidak, penyemprotan disinfektan ini bisa mencegah penyebarannya,” ujarnya.
Tak ditampik ketua komplek, penyemprotan ini kali pertama dilakukan di lingkungannya. Meski tak bisa menepis rasa khawatirnya, tokoh masyarakat ini mengaku dengan penyemprotan yang dilakukan ini, cukup membuat dirinya merasa lebih nyaman.
“Virus Corona ini kan tak kasat mata, kita tak bisa mengetahui keberadaannya. Paling tidak, penyemprotan ini bisa membuat kami lebih tenang,” ucapnya.
Sementara Oeji menuturkan, kegiatan ini sebagai salah satu bentuk kepedulian dalam upaya mencegah penyebaran virus korona.
“Kasus Covid-19 ini menjadi tanggungjawab kita bersama. Apalagi Banjarmasin ini kan masuk zona merah,” jelas nya.
Oeji berharap agar warga selalu mentaati imbauan pemerintah untuk menghindari kerumunan orang, dan menjaga jarak secara fisik.
“Selain itu jangan panic. Namun tetap waspada dan selalu menjaga kebersihan. Sering cuci tangan dengan sabun, gunakan masker dan konsumsi vitamin agar imun tubuh kita kuat,” katanya mengingatkan. (yb/*/foto: ist)