PELAIHARI, banuapost.co.id– Pemkab Tala akan memfungsikan bangunan lama RSUD H Boejasin untuk antisipasi naiknya jumlah ODP dan PDP yang perlu dikarantina serta diisolir.
Untuk persiapan antisipasi pageblug Covid-19, Wabup Tala, Abdi Rahman, melakukan pengecekan langsung ke bangunan lama RSUD di Jl H Boejasin, Kecamatan Pelaihari, Minggu (12/3).
Menurut Abdi Rahman, penyiapan ruang karantina untuk ODP dan PDP, merupakan antisipasi Gugus Tugas Covid-19 Tala jika ada peningkatan jumlah, agar masyarakat tidak cemas dan panic.
“Belum lama lagi akan datang alat rapid test sebanyak 200 unit. Tentu nanti akan terdeteksi siapa saja ODP yang positif Covid-19. Karena itu, kita siapkan ruang karantinanya, sekaligus ruang isolasinya,” jelasnya.
Ruang karantina bagi ODP yang positif terinfeksi melalui rapid test, disediakan sebanyak 68 ruangan. Sedang untuk PDP dengan gejala ringan, ada 24 sampai dengan 30 ruangan isolasi.
“Sementara untuk PDP dengan gejala berat, ada 23 ruangan. Mereka ini tidak bisa digabung karena ditakutkan bisa menularkan kepada yang belum tentu positif. Karena hasil rapid test ini keakuratannya hanya sekitar 30 persen. Untuk mengetahui benar-benar positif atau tidaknya, dengan pemeriksaan swab,” ujar Abdi.
Kunjungan ke bangunan lama RSUD H Boejasin, wabup didampingi Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Setda Tala, Akhmad Khairin dan para Kepala SKPD terkait. (zkl/foto: ist)