PELAIHARI, banuapost.co.id– Kabupaten Tanah Laut (Tala) akan memperjuangkan program-program pembangunan yang dibiayai pemerintah provinsi. Terlebih ada program bersama Banjarbakula yang belum secara menyeluruh mendapat perhatian.
“Mengingat program Banjarkula sendiri adalah program penting yang langsung dirasakan rakyat,” ujar Bupati H Sukamta, usai mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Kalsel 2021, melalui video conference, Selasa (28/4).
Menurutnya, Banjarbakula sudah disepakati. Bahkan untuk ketersediaan air bersih, sudah memasang jaringan-jaringan dari Banjarbaru. Namun belum terealisasikan secara menyeluruh.
“Besok (Rabu, 29/4), akan kita perjuangkan program pembangunan kita. Saya minta Kepala Bappeda untuk menyentuh program Banjarbakula menyangkut air bersih, karena ini penting langsung dirasakan rakyat,” ujarnya.
Program Banjarbakula juga termasuk di dalammnya program penanganan sampah dan penyediaan makam yang belum sama sekali tersentuh. Ini hal salah satu penting yang perlu diperjuangkan ke provinsi, dan tidak kalah penting adalah infrastruktur.
“Jalan kita dari Bati Bati sampai Kintap masih perlu perbaikan. Bahkan di wilayah Jorong – Kintap, terjadi kerusakan yang sangat serius. Jalan dari Pulau Sari, Bumi Makmur dan Gambut, juga perlu penanganan serius termasuk jembatan-jembatan,” jelasnya.
Menyinggung tentang dampak ekonomi yang ditimbulkan akibat pandemi Covid-19, menurut bupati, sektor-sektor primer Tala perlu mendapat dukungan dari provinsi.
Baik di bidang tanaman pangan, hortikultura, peternakan maupun perkebunan selain industri kecil menengah yang harus mendapat dukungan maksimal. (zkl/foto: ist)