KARANGA REJO, banuapost.co.id– Lagi-lagi peserta Itjima Ulama di Kabupaten Gowa, Sulsel, terkonfirmasi positif terinfeksi virus korona.
Peserta itu dari Tanah Bumbu, tepatnya Desa Karang Rejo, Kecamatan Karang Bintang, sejak 2 April diisolasi di RSUD Ulin Banjarmasin.
Sebelumnya sempat keluar masuk puskemas, sebelum kemudian di rujuk ke RSUD dr H Andi Abdurahman Noor, Tanah Bumbu.
Karena kondisinya yang tak kunjung membaik, pasien kemudian di rujuk ke RSUD Haji Boejasin Pelaihari, 29 Maret lalu. Hanya dua hari di RS terbesar di Kabupaten Tanah Laut, pasien dinyataan negatif.
“Namun 2 April lalu saat dirujuk ke RSUD Ulin, akhirnya dinyatakan positif,” jelas Kades Karang Rejo, Bina Wafili, yan diminta konfirmasinya, Senin (6/4).
Seorang warga lainnya yang juga peserta Itjima di Gowa tersebut, sambung Bina, sudah dilakukan karantina secara mandiri di desa sejak 22 Maret lalu.
“Seiring dengan positif terinfeksi korona, pemerintah desa akhirnya mengeluarkan kebijakan karantina mandiri, khsuusnya untuk warga yang rumahnya berjarak sekitar 100 meter dari yang positif,” jelas Bina.
Sekarang ini, lanjut Bina, pemerintah desa makin memperketat pintu masuk ke desa, baik barang maupun orang.
“Sedang warga sejak adanya positif korona, selalu diingatkan untuk menjaga jarak, dan lebih banyak berdiam diri di rumah,” imbuhnya. (jak/foto: jam)