PELAIHARI, banuapost.co.id– Penderita corona virus disease nine teen atau Covid-19 di Kabupaten Tanah Laut, bertambah sembilan orang. Ke-9 nya kini menjalani karantina di eks Gedung RSUD Hadji Boejasin. Tujuh orang dinyatakan negatif, dan satu orang lainnya sembuh.
Dengan tambahan 9 orang ini, saat ini di eks Gedung RSUD Hadji Boejasin terdapat 12 pasien positif Covid-19. Ke-9 orang tersebut diambil sample Swab, beberapa hari lalu.
Sembilan pasien positif Covid-19, masing-masing 6 orang berasal dari Kecamatan Batu Ampar, Dua orang dari Kecamatan Bajuin dan 1 orang dari Kecamatan Bati-Bati.
Berdasar data dari Satgas Penanggulangan Covid-19 Tala, dari 12 orang positif tersebut saat ini salah satunya di ruang isolasi RSUD Hadji Boejasin Sarang Halang, sebelas lainnya menjalani karantina di eks Gedung RSUD Hadji Boejasin.
Menanggapi semakin bertambahnya pasien positif Covid-19, Bupati Tanah Laut H Sukamta dengan tegas mengimbau kepada masyarakat tanah laut untuk mematuhi anjuran pemerintah.
Menurut Sukamta, tidak ada orang yang melarang beribadah. Tapi dalam situasi seperti ini, warga tidak memaksakan diri untuk melakukan salat berjamaah di tempat-tempat ibadah, warga masih dapat beribadah dari rumah masing-masing.
“Kita tidak ada niat untuk melarang orang beribadah. Hanya kondisinya saat ini tidak memungkinkan,” ujar Sukamta saat dikonfirmasi, Jumat (1/5).
Sukamta berharap pihaknya tidak perlu memberlakukan Pembatasan Sosial Bersekala Besar atau PSBB, dengan catatan masyarakat proaktif dalam menanggulangi Covid-19.
Untuk menghindari pemberlakuan PSBB, Sukamta meminta jajarannya, khususnya Satgas Penanggulangan Covid-19 dan dinas terkait, untuk bekerja keras.
“PSBB akan merepotkan kita semua. Oleh karena itu mari kita bersama-sama menanggulangi perkembangan wabah virus korona, cukup dengan mematuhi imbauan pemerintah,” imbuh Sukamta. (zkl/foto: zul yunus)